This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label ikan hias lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ikan hias lain. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Juli 2014

Ikan Niasa

CFF - Ikan Niasa (Pseudtropheus Auratus) Merupakan kerabat ikan nila (Tilapia nilotica) yang bertubuh elok warna warni. Niasa yang nama biasanya " Malawi Golden Cichlid ", terhitung family Cichlidae. Niasa memanglah tak asing lagi untuk beberapa penggemar maupun peternak ikan hias, lantaran ikan dari danau Malawi, Afrika, yang tubuhnya loreng kuning-biru-putih ini memanglah cantik.

Sekurang-kurangnya ada 3 type niasa. Tetapi yang umum di kenal yaitu Niasa biru serta Niasa kuning. Ikan jantan niasa kuning bila telah tua beralih warna jadi biru.

Kebiasaannya mengerami keturunannya (telur ataupun anaknya) di dalam mulut, seperti ikan yang lain. Umumnya ikan Niasa perlu saat 4 minggu untuk mengerami telurnya, namun dapat diusahakan jadi cuma 2 minggu.

Pemijahan dan Tehnik Budidaya
Pemijahan ikan Niasa bakal sukses bila induk betina yang akan dikawinkan telah masak kelamin (usia 6 - 7 bln.) dengan ukuran seputar 4, 5 cm. Induk jantannya lebih langsing, sisi dekat sirip anus berbintik kuning. Sedang induk betinanya lebih gemuk, tiada bintik kuning di anusnya.

Memijahkannya dengan cara massal, ke dalam bak semen ukuran 1, 5 x 3 mtr. dengan kedalaman 0, 4 mtr. dimasukkan induk betina sejumlah 135 ekor, serta ikan jantan 15 ekor. Jumlah betina yang mencolok ini ditujukan supaya semakin banyak yang terlibat mengerami telur. Jadi lebih efisien serta efektif. Jantan yang telah memijah dengan satu betina, dapat siap lagi memijah dengan betina yang lain, sesaat betina yang pertama mengerami telurnya.

Mesti dipencet agar keluar
Tempat pemijahan yang digunakan, tak hanya bak semen untuk pemijahan massal, juga akuarium ukuran 40 x 40 x 80 cm untuk betina yang mengeram, bak plastik ukuran 20 x 25 cm, tinggi 10 cm untuk penetasan telur, serta akuarium perawatan burayak ukuran 40 x 40 x 80 cm. Sebelum saat dipakai, seluruhnya media pemijahan mesti bersih dari lumpur serta bibit penyakit. Sesudah disikat (limut yang melekat di dinding bak disisakan sedikit), tempat pemijahan dikeringkan dahulu sebelum saat di isi air.

Air yang digunakan memakai air sumur yang sudah didiamkan satu hari semalam. Tujuannya supaya CO2 nya tak terlampau banyak. CO2 yang terlampau banyak dapat mengakibatkan ikan mati. Untuk menyingkirkan CO2 ini dapat dibantu dengan aerator. Suhu airnya berkisar pada 28 - 30 derajat Celcius serta pH netral.

Induk betina sejumlah 135 ekor serta induk jantan 15 ekor yang telah diambil dimasukkan ke dalam bak semen yang telah disediakan. Tiap-tiap pagi serta sore ikan di beri makan jentik nyamuk, air ditukar tiap-tiap hari, dengan menyedot sisi basic yang kotor seputar 1/3 sisi serta menggantinya dengan air yang telah diendapkan hingga ketinggian awal mulanya.

Seminggu sekali, induk betina yang telah mengeram (tandanya : mulutnya menggelembung, semakin besar di banding induk yang lain), dipindah ke akuarium pengeraman yang sama mutu airnya. Untuk lebih meyakinkan ada tidaknya telur, umumnya induk dipencet mulutnya untuk di check.

Ke dalam akuarium pengeraman ini diisikan paling banyak 30 ekor betina saja. Mereka tak perlu di beri makan, cuma airnya mesti disedot kotorannya tiap-tiap hari serta ditambah air baru yang bersih.
Sesudah satu minggu didalam akuarium, induk di tangkap. Pipinya ditekan, untuk keluarkan benihnya yang telah ber-ekor. Benih ini dimasukkan ke dalam bak plastik diisi air 3/4 sisi. Tiap-tiap bak dapat menyimpan 500 - 1.000 ekor benih. Bak ditempatkan di tempat teduh serta di beri aerator seperlunya, janganlah terlampau kencang.

Satu minggu sesudah dimasukkan ke dalam bak plastik, benih yang telah mulai dapat berenang dipindah ke dalam akuarium perawatan burayak. Burayak telah dapat di beri makan, bila telah dapat berenang. Sesaat itu, induknya dikembalikan lagi ke kolam pemijahan massal.

Keuntungannya
Dengan langkah tersebut didapat banyak keuntungan. Pertama, induk betinanya dapat lebih efisien berproduksi. Lantaran kegiatan makannya tak terganggu dengan aktivitas mengeram yang terlampau lama, bulan selanjutnya induk telah dapat mengeram kembali. Ke-2, induk dapat digunakan dalam tempo yang lama, yakni 12 kali saat pemijahan atau satu tahun terus-terusan. Sesudah satu tahun, umumnya induk diafkir untuk menghemat makanan serta tempat. Langkah tersebut lebih untungkan di banding pemijahan umum yang memerlukan saat tenggang 2 - 2, 5 bln..

sumber asli : akuariumhias.blogspot.com

Selasa, 22 Juli 2014

Cara Packing Arwana

CFF - Cara Packing Arwana Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada saat pengiriman arowana atau setelah pengiriman. Hal-hal dibawah dapat coba di terapkan.
  1. Sebelum arowana di pack, puasakan terlebih dulu dengan ketentuan sbb;
  2. untuk ukuran kurang dari dan 25cm, puasakan selama kurang lebih 2-3 hari.
  3. untuk ukuran diatas 25 cm, puasakan selama kurang lebih 5-7 hari.
  4. Masukkan arowana kedalam kantong plastik, satu ekor masing-masing kantong. Gunakan 2 kantong sekaligus. Berikan O2 dengan perbandingan dengan air 50:50
  5. Masukkan ke dalam box dan ganjal setiap sisi yang berongga agar tidak terguling-guling saat pengiriman.
Nb. Cara diatas setidaknya bisa membuat arowana bertahan selama 24 jam.

Senin, 21 Juli 2014

Tips Berternak Louhan

Supaya proses ternak louhan kita bisa berhasil sesuai dengan yang kita harapkan ada beberapa hal yang perlu dihindari dan yang harus kita perhatikan,
berikut ini beberapa hal

Yang harus kita perhatikan sebelum memulai ternak louhan

Akuarium dan Perlengkapannya
ini yang paling utama pastikan ukurannya sesuai dengan besarnya ikan, jangan menggunakan akuarium yang terlalu kecil atau sempit ukuran standart adalah panjang 70cm lebar 40cm dan tinggi 40cm jangan menggunakan akuarium dibawah ukuran tersebut, tetapi bila anda mau menggunakan dengan akuarium yang lebih besar itu justru lebih baik. cucilah dahulu akuarium hingga bersih disetiap sudutnya.
pastikan juga bahwa peralatan lain seperti mesin filter dan Aerator semua berfungsi dengan baik, bersihkan terlebih dahulu pipa dan sambungannya serta selang Aerator jangan sampai buntu dan tidak bisa mengeluarkan gelembung udara dengan sempurna.
Gunakan Kapas penyaring air yang tebal dan baru supaya air dapat disaring dengan baik.

Air yang Sehat dan jernih
Selanjutnya yang harus kita perhatikan adalah Air pastikan air yang akan kita gunakan adalah air yang sehat dan jernih, bila menggunakan air PAM endapkan terlebih dahulu minimal 2 jam agar kandungan Ph nya tidak terlalu tinggi kemudian berikan Garam khusus ikan secukupnya, garam ini bisa didapatkan di hampir semua toko ikan hias, pemberian garam ini bertujuan untuk meminimalisir akan adanya jamur yang dapat mengganggu kesehatan ikan.

Yang Perlu Dihindari

Setelah Akuarium dan perlengkapan lainnya sudah siap kini yang perlu kita perhatikan adalah beberapa hal yang harus kita hindari sebelum proses ternak louhan kita dimulai

Jangan mencoba memaksakan louhan betina yang belum siap bertelur untuk di jodohkan dengan louhan jantan
karena bisa berakibat fatal dan resiko perkelahian pun lebih besar, Ciri louhan betina yang siap bertelur adalah pada bagian bawah perutnya terdapat pen yang agak memanjang dan menjurus keluar. bila Pen tersebut belum nampak keluar bearti louhan betina tersebut belum siap bertelur.

Pastikan Louhan jantannya sudah dewasa berusia sudah lebih dari 1 tahun dan berukuran lebih besar dari betinanya.
usahakan jangan menggunakan induk jantan yang berukuran sama dengan betinanya

Perhatikan kondisi mental kedua induk
pastikan keduanya dalam kondisi yang benar-benar sehat dan tidak sedang mengalami Stres atau sakit dan tidak sedang terkena jamur.

Jangan memeberi makanan terlalu berlebihan
yang mengakibatkan sisa makanan terapung atau tenggelam didalam akuarium karena hal ini bisa mengakibatkan air menjadi cepat keruh dan rawan penyakit, berilah makanan louhan yang alami berupa cacing atau udang secukupnya sedikit demi sedikit sampai ikan kenyang

Kesabaran dan ketekunan adalah kunci sukses keberhasilan dalam beternak ikan louhanjangan pernah menyerah apabila usaha ternak louhan anda gagal, selalu akan ada kesempatan untuk mencoba dan berusaha kembali. Induk betina yang sudah cukup umur biasanya akan rajin bertelur. 

Minggu, 20 Juli 2014

Meningkatkan Nafsu Makan Arwana

CFF - Jika kita memelihara ikan arwana dan kita dapatkan arwana kesayangan kita mulai malas makan tentu kita berfikir jika arwana kita sedang sakit. tindakan apa yang harus kita lakukan terlebih dahulu apa langsung memberikan obat kepada arwana kita ? padalah arwana kita tidak sedang sakit. sebelum memberikan pengobatan sebaiknya anda mencoba tips dibawa ini untuk meningkatkan nafsu makan arwana kita.
 
Beberapa cara berikut sering diterapkan oleh para hobbies untuk meningkatkan nafsu makan arowana.
  1. Jaga air agar tetap bersih dan parameter yang sesuai. Jika perlu penggantian, gantilah dengan air yang telah diendapkan & di aerator paling tidak 1 hari.
  2. Heater set di 30-32 derajat C.
  3. Berikan arus yang searah dengan catatan kekencangan nya di tingkatkan bertahap untuk menghidari stress.
  4. Penggunaan obat-obatan atau vitamin juga sangat membantu. Berikan merek yang terpercaya seperti Pil Hobbies atau Tetra Arowana.

Kamis, 17 Juli 2014

Tips Memilih Anakan Arwana


CFF - banyak ikan arwana yang di jual di pasar ikan hias, petani arwana dan deler arwana mulai dari ukuran kecil sampai ukuran besar. memelihara arwana dari kecil hingga dewasa akan menimbulkan kepuasan yang besar saat ikan arwana tumbuh sesuai harapan di banding membeli ikan arwana yang sudah dewasa.
keuntungan membeli ikan arwana dari usia muda atau anakan adalah harga yang lebih murah dari pada arwana dewasa. dalam memilih arwana juga harus memperhatikan beberapa hal dibawah agar memperoleh arwana berkualitas :
  1. Bentuk badan proporsional yang artinya badan tidak terlalu panjang jika dibandingkan dengan besar kepala dan lebar ekor & sirip.
  2. Warna cerah.
  3. Sungut/kumis tegak dan menghadap keatas.
  4. Mata tidak turun/drop eye.
  5. Tutup insang tidak melipat keluar/kedalam.
  6. Sisik yang beraturan dan utuh (tidak lepas).
  7. Berenang tidak nungging.
  8. Badan tidak bengkok.
  9. Berenang yang aktif (berenang di bagian tengah & atas).
  10. Nafsu makan yang baik.
  11. Dayung panjang dan kokoh.
  12. Pangkal ekor tidak terlalu panjang yang menyebabkan terlihat adanya jarak antara ekor dan sirip (bawah & atas).
  13. Pastikan anakan arowana berasal dari farm yang terpercaya / sudah terbukti kualitas produknya.
  14. Khusus untuk arowana jenis Super Red & Red Tail Golden tersedia chip dan sertifikat yang sesuai.
Semoga tips diatas dapat bermanfaat bagi para pembaca, jangan lupa tinggalkan pesan ya, terma kasih telah berkunjung 

Memilih Louhan Berkualitas

CFF - Ikan Louhan banyak terdapat di pasaran, hampir disetiap toko ikan hias menyediakan 2 - 3 ekor ikan louhan namun tidak semua yang di pasarkan memiliki kriteria yang berkualitas bagus jadi Sebelum anda membeli ikan Louhan ada baiknya anda membaca tips berikut ini yang akan memaparkan tentang bagaimana kita akan memilih ikan louhan yang berkualitas.

Jenong Air Water Head
ciri louhan berkualitas yang paling utama adalah memiliki jenong besar yang menonjol yang pada umumnya disebut water head atau jenong yang agak kecil yang biasa disebut bone head, jadi kalau mau yang berkualitas pilihlah yang jenong tipe water head
jangan membeli louhan yang tidak memiliki jenong karena dapat membuat anda kecewa pada akhirnya.

Full Mutiara
Tanda louhan yang bagus juga terlihat pada butiran Mutiara yang menghiasi pada tubuhnya, ada 2 jenis mutiara pada louhan yaitu mutiara yang agak besar dan mutiara yang kecil, meskipun perbedaan mutiara ini cukup jelas namun keduanya tetap memiliki keindahan yang sama. intinya pilihlah ikan louhan dengan mutiara yang banyak, semakin banyak mutiaranya (full pearl) semakin berkualitas

Grafis Marking
Louhan pada umumnya memiliki grafis marking berwarna hitam yang terukir di tubuhnya kecuali jenis golden base atau louhan free marking. louhan jenis ini memang tidak memiliki marking namun meskipun demikian jenis golden base tetap mempunyai keunggulan walau tanpa marking.
jadi untuk memilih Louhan yang ber-marking pilihlah yang memiliki grafis marking tebal dan hitam dari pangkal sirip ekor hingga ke kepalanya, ukiran marking ini sangat bervariasi ada yg menyerupai bentuk huruf, angka, bintang, dll.


Body
Bentuk tubuh ideal atau body louhan berkualitas adalah lebar di bagian badan agak bulat dan tebal namun tidak memanjang, jangan memilih louhan yang kurus dan berbody panjang.

Warna Merah
Keindahan Louhan juga terlihat pada warnanya, Merah di bagian insang ke perut hingga ke sirip atas semakin cerah dan tajam menunjukkan louhan itu semakin berkualitas jadi jangan jangan memilih louhan yang warna merahnya pudar, meskipun untuk menajamkan warna merah yang pudar itu bisa diatasi dengan pemberian pakan yang baik, namun bagaimanapun juga warna yang pudar akan mengurangi nilai keindahan seekor Louhan.

Mata
ciri Louhan yang bagus juga bisa dilihat dari matanya yaitu terdapat lingkaran merah pada bola matanya

Mental Agresif
Louhan termasuk jenis ikan yang agresif gesit dan lincah, cobalh tempelkan tangan anda ke akuarium dan gerakkan tangan ke kanan dan kekiri jika louhan langsung berinteraksi mengikuti gerakan tangan anda bearti itu tandanya ikan tersebut memiliki mental yang bagus dan agresif, tetapi jika sebaliknya justru diam atau bahkan takut itu tandanya louhan tersebut tidak memiliki mental yang bagus atau mungkin sedang dalam keadaan sakit atau stress.

Sirip
Bentuk sirip bagian atas louhan yang bagus adalah naik dan tidak menguncup atau tertelungkup, naiknya sirip bagian atas menandakan bahwa ikan tersebut memiliki karakter yang berani dan agresif sedangkan untuk bentuk sirip bagian ekor, pilihlah yang bentuknya mengembang setengah lingkaran serta terdapat banyak mutiaranya dan tidak ada yang robek sedikitpun

Saran :

  • Jangan membeli ikan Louhan yang dalam keadan sakit atau stress meskipun diberi harga murah ciri-ciri louhan stress adalah akan muncul belang mirip sebra pada tubuhnya
  • Jangan membeli ikan louhan yang sedang terkena jamur yang berwarna bintik-bintik putih meskipun ini bisa diobati tetapi alangkah baiknya bila kita membeli ikan yang sehat bukan?

Rabu, 16 Juli 2014

Mengatasi Arwana Mogok Makan


CFF - Arwana sering kali mogok makan. Ada beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan arowana mogok makan, yaitu :
  1. arowana bosan dengan menu makanan yang diberikan.
  2. arowana sakit
  3. stress karena parameter air berubah secara tiba-tiba, tankmate yang terlalu banyak/terlalu agresif atau suhu terlalu dingin.
Untuk mengatasi masalah ini, para hobbies sering kali melakukan beberapa trik dibawah ini
  1. Mengganti menu makanan arowana. bisa di coba berikan cacing tanah, ulat atau kodok (sesuai mulut arowana) dsb.
  2. Naikkan suhu air dengan menggunakan heater sampai ke suhu 30 derajat celcius.
  3. Ganti air baru yang sudah diendapkan setidaknya selama 1 hari sebanyak 20%.
semoga tips diatas dapat bermanfaat bagi para pembaca, arwana yang mogok makan atau malas makan mau makan lagi 

Louhan Super Red Dragon



CFF - Louhan SRD (Super Red Dragon) pertama kali dipopulerkan oleh negri gajah putih Thailand termasuk jenis ikan Louhan yang sangat bergengsi warna merah yang terang dan tajam setengah badan hingga kesirip merupakan salah satu ciri Super Red Dragon jenis ini sangat populer dikalangan pecinta louhan di Asia baik Indonesia, Malaysia, Singaporebahkan di eropa, terbukti banyak forum disitus luar negri yang memposting dan membahas tentang Super Red Dragon ini. Karena kualitas dan keindahannya Harga Louhan srd jenis ini pun tergolong cukup mahal, saya pernah bertanya kepada seorang pedangang ikan yang spesial menjual louhan di sekitar pertokoan ikan hias dijalan kartini jakarta, untuk ukuran yang sedang sekitar sebesar 5 jari harganya sekitar 1 - 2 juta rupiah sedangkan untuk ukuran yang lebih besar harganya bisa sekitar 2 -5 juta dengan kategori makin besar nonongnya harganya semakin relatif mahal. berbeda dengan harga louhan cencu dimana harganya lebih murah, untuk ukuran sebesar 5 jari harganya sekitar 350-700 ribu rupiah untuk ukuran yang lebih besar diatas 20cm harganya berkisar 1-2 jutaan harga tersebut untuk kategori louhan cencu dengan kepala yang sudah nonong besar.

Kelebihan Super Red Dragon
Warna merahnya lebih menyala dipadu dengan mutiara yang menghiasi tubuhnya bisa dikatakan sangat cerah dan kontras dengan grafis marking yang terukir di sepanjang badannya dan rata2 bentuk kepalanya pun memiliki jenong jenis water head - bagus besar dan bulat
jadi tak heran bila harganya relatif mahal karena selain import ikan tersebut juga sangat indah mempesona dan begitu elegan


Peluang Bisnis Budidaya Ikan Louhan
Membudidayakan louhan super red dragon ini bisa menjadi peluang bisnis yang dapat mendatangkan omset yang cukup besar dengan hanya bermodalkan induk jantan dan betinanya bisa menjadi ratusan ekor bila sudah bertelur dan menetas. untuk budidaya Louhan ini anda bisa mempelajarinya di artikel berikut cara ternak louhan prosesnya pun cukup mudah dan bisa dilakukan didalam akuarium tanpa kolam namun diperlukan kesabaran dan ketelitian agar bisa sukses dan berhasil.

Uaru Amphiacanthoides



CFF - Uaru amphyacanthoides Datang dari sungai Amazon, Brasil masuk ke Indonesia pada awal th. 1980. Ikan dari famili Cichlidae ini panjang badannya bisa meraih 25 cm. Warna kulitnya kuning kecoklatan, dengan sapuan warna hitam terlukis dimulai dari pangkal ekor sampai belakang insang. Matanya berhiaskan garis merah serta kuning yang memutari pupil hitamnya. Gabungan warna badan itu makin menonjolkan penampilannya yang anggun. Bila berenang berbarengan - sama, mereka senantiasa membuat formasi yang rapi. Kalau tiba - tiba ada mangsa, dengan serentak mereka menyergapnya.

Keadaan air mesti baik
Langkah pelihara ikan Uaru relatif gampang. Di samping akuarium, filter air, dan aerator dibutuhkan juga air bersih serta pemberian pakan yang teratur. Sepasang ikan Uaru memiliki ukuran 25 cm yang dipelihara dalam akuarium, membutuhkan air sejumlah 300 liter dengan pH 7. Diluar itu, air akuarium mesti senantiasa jernih serta bersih.

Keadaan air yang jernih serta bersih juga nyatanya tetap kurang komplit. Ada satu hal lagi yang perlu di perhatikan yakni suhu air. Si kecil Uaru (yang ukurannya tetap 1 inch), memerlukan air bersuhu 28 derajat Celcius untuk terus bisa bertahan hidup, lantaran Uaru tak tahan pada air yang dingin. Oleh karenanya untuk amannya, akuarium butuh dipasangi heater (pemanas air akuarium).

Ikan Uaru yang sudah dewasa membutuhkan air bersuhu 24 - 26 derajat Celcius.Supaya airnya senantiasa bersih, tak hanya di beri filter, basic akuarium juga butuh di beri kerikil (batu kecil - kecil). Idealnya, dalam tiap-tiap akuarium dipasangi juga satu atau dua aerator. Bakal tambah baik lagi, apabila air akuarium ditukar tiap-tiap 4 hari sekali.
Makanannya tak susah
Di alam aslinya, Uaru memiliki kesukaan makan tumbuhan dan larva ataupun cacing. Tetapi, sesudah ia ada di akuarium, makanan yang dilahapnya bisa ditata. Ia bisa diberikan makanan berbentuk udang kaleng serta cacing sutera (tubifex). Ikan Uaru yang tetap kecil yang panjangnya tetap 2 inch, di beri makanan berbentuk cacing sutera. sedang yang telah dewasa di beri makanan udang kaleng. Makanan diberikan saat pagi hari serta sore mendekati petang.

Penyakit serta pengobatannya
Ikan Uaru gampang terjangkit penyakit velvet. Penyakit ini umum menyerang sisi siripnya. Bila Uaru yang dipelihara siripnya bercak merah, bermakna ia telah terkena penyakit velvet. Jalan keluarnya, Uaru yang sakit mesti cepat - cepat dipisahkan dari Uaru yang lain yang sehat. Uaru yang tengah sakit ini lalu dimasukkan ke dalam akuarium sendiri, supaya ikan - ikan lain tak tertulari penyakit.

Air untuk ikan Uaru yang sakit mesti digabungi obat pembasmi penyakit velvet ini, berbentuk pomade serta blitzich. Keduanya digabung jadi satu dengan penambahan garam dapur. Akuarium ukuran 80 X 60 X 65 cm dengan air sejumlah 300 liter membutuhkan 1 (satu) sendok teh pomade, 50 gram garam dapur, serta 3 tetes blitzich. Sedang akuarium yang dahulu sempat dihuni si ikan yang tengah sakit itu, yang saat ini tetap ditempati ikan - ikan lain yang tetap sehat, butuh juga di beri kombinasi obat yang sama juga dengan komposisi sama. Air yang memiliki kandungan obat mesti dikuras tiap-tiap dua hari sekali, lalu ditukar air bersih yang juga sudah digabungi obat - obatan. Penyembuhan dikerjakan hingga bercak merah tak akan terlihat di sirip Uaru. Sedang akuarium yang dihuni ikan yang sehat cukup dikuras serta ditukar airnya dalam 5 hari.

Sumber : akuariumhias.blogspot.com

Kamis, 10 Juli 2014

Emperor Tetra (Nematobrycon Palmeri)


Emperor Tetra (Nematobrycon palmeri) Ditemukan di perairan rio atrata serta rio san juan Colombia. Ikan ini yaitu type tetra yang tubuhnya agak lebar bila disbanding cardinal tetra. Tanda-tanda fisik ikan ini yaitu mempunyai garis biru samar serta garis hitam terang disepanjang badannya serta kekuningan di ujung sirip bawah nya. benar-benar pas jika jadikan penghias aquascape anda lantaran gemerlap warnanya

Emperor Tetra adalah ikan akuarium yang tenang serta bakal terganggu oleh spesies yang lebih riuh. Dapat tumbuh hingga 4, 2 cm. ikan Ini lebih suka pada pH 6, 5, kekerasan 50-100 mg/l serta suhu 23-27 ° C. ikan Ini tak bergerombol dengan sama mudahnya seperti umumnya tetra. Tetapi, dengan menambahkan air dingin yang fresh, sekumpulan besar ikan emperor tetra bakal bergerombol didalam akuarium sepanjang sebagian menit.

Ikan ini adalah jenis omnivora yang mengonsumsi pellet kecil serta cacing beku tetapi dalam pembibitan dianjurkan memakai makanan hidup seperti Daphnia.

Sumber : akuariumhias.blogspot.com

Sabtu, 05 Juli 2014

Rummy Nose Tetra

Rummy Nose Tetra (Hemigrammus rhodostomus) Yaitu spesies ikan air tawar tropis characin yang datang dari Amerika Selatan, popular di kelompok fishkeepers untuk ikan akuarium. Satu diantara dari banyak type tetra kecil yang mempunyai genus yang sama. Ikan ini mempunyai panjang 5 cm (2 inci) saat telah dewasa, serta adalah favorite di kelompok penggemar ikan hias air tawar tropis. Nama umum diaplikasikan pada beberapa besar ikan ini yaitu " rummy nose tetra ".

Rummy nose tetra adalah ikan berupa torpedo, yang warna badannya yaitu warna keperakan tembus tergenang di sebagian spesimen dengan warna kehijauan : sisik warna hijau kerap tampak menghiasi ikan pada titik di kepala (sisi dari kepala kurang lebih sesuai sama dengan dahi pada manusia) penuhi badan. Sirip yang panjang, dengan pengecualian dari sirip ekor, sirip ini yang dihiasi dengan garis-garis horizontal hitam serta putih, namun umumnya terbagi dalam satu garis hitam sentral dibagian tengah dari sirip ekor, dengan dua garis-garis hitam horisontal pada tiap-tiap lobus sirip ekor, area pada garis-garis yang putih, jumlah keseluruhan garis-garis hitam jadi lima. Kepala yaitu warna merah tua, dengan merah selalu ke irislah mata, serta sebagian pewarnaan merah melampaui operkulum atau piring insang ke sisi anteriormost dari badan yang pas.

Sebagian spesimen diklasifikasikan untuk Hemigrammus rhodostomus mempunyai tiga garis ekor hitam bukan hanya lima, serta sebagian spesimen diklasifikasikan untuk Petitella georgiae mempunyai garis hitam di pangkal ekor memanjang ke depan ke dalam badan, diatasi atas oleh garis emas warna-warni tidak tebal : Tetapi, apakah feature ini yaitu penentu dihandalkan jati diri spesies belum seutuhnya di pastikan.


Individu jantan serta betina tak tunjukkan perbedaan visual yang pasti, tak hanya menambah kepenuhan garis badan pada wanita masak

Tiga spesies ikan yang tidak sama hingga di kenal untuk Rummy-Nose Tetra mempunyai distribusi tersebut : Hemigrammus rhodostomus : Bawah cekungan Amazon serta sungai Orinoco (yang ditemukan sesudah Perang Dunia I oleh Jerman Albert Ramsperger), Hemigrammus bleheri : Rio Negro serta lembah sungai Rio Meta, Petitella georgiae : cekungan atas Amazon di Peru, Rio Purus, Rio Negro serta lembah sungai Rio Madeira (yang sudah ditemukan dalam ikan impor akuarium dari Peru pada th. 1950 di Swiss oleh H. Boutiere).
Seluruhnya tiga type rummy nose tetra menghuni sungai yang kandungan kimia air nya sedikit mineral (soft), asam, serta kerap tercemar dengan product peluruhan asam humus dari sampah daun pada substrat sungai (di kenal untuk 'Blackwaters' lantaran tampilan mereka). tanaman air terkadang ada di dalam air.

Rummy nose tetra adalah ikan bergerombol, yang tunjukkan tingkah laku bergerombol yang rapat baik di alam liar ataupun dalam akuarium. Mengakibatkan, ikan-ikan ini mesti dipelihara dalam grup yg tidak kurang dari 6 ekor, dengan volume air aquarium seputar 25 gallon/80 liter. Ikan ini penggemar air hangat, kisaran suhu untuk pemeliharaan seputar 24 ° C sampai 31 ° C, dengan ikan terkadang memerlukan suhu setinggi 33 ° C untuk berkembang biak. Mengakibatkan, kompatibilitas ikan ini dengan ikan air dingin yaitu kontra-indikasi : umpamanya, Corydoras panda bakal jadi pilihan yang jelek pendamping untuk ikan ini lebih menentukan suhu yang lebih rendah, serta ada sedikit tumpang tindih dalam rentang suhu dari dua spesies. Banyak ikan hias yang bisa dipelihara dengan rummy nose tetra, sebagian terhitung gurami kecil, tetras, barbs, danios, rainbow australia, serta beragam ikan lele, seperti Ancistrus. Ikan ini tak bisa disimpan dengan cichlids Afrika lantaran mereka mempunyai parameter air yang benar-benar tidak sama.

Kandungan kimia dalam air yang disenangi oleh ikan-ikan ini, seperti dapat diambil kesimpulan dengan gampang dari habitat liarnya, air yang lembut, air asam (kekerasan tak lebih tinggi dari 6 ° dH serta pH seputar 6, 4-7, 0 pasti disenangi, bila sangat mungkin) walau untuk maksud pemeliharaan, pH air akuarium bisa berkisar 5, 6-7, 4.

Tetapi, bila mau membudidayakannya, rummy nose tetra memerlukan air yang lembut, air asam, seperti majalah Tropical Fish beberapa waktu terakhir melaporkan bahwasanya riset pada ikan ini tunjukkan bahwasanya tingkat ion kalsium tinggi dalam air menginduksi sterilitas pada ikan ini. Suatu akuarium yang ditanami tanaman air hidup bakal lebih disenangi oleh ikan-ikan ini, terlebih bila tanaman terhitung spesies berdaun lembut seperti Cabomba serta Myriophyllum.

Rummy nose tetra yaitu omnivora serta bakal terima makanan serpihan beberapa besar, bila terlampau kecil, namun juga mesti mempunyai sebagian makanan kecil seperti artemia, daphnia, frozen bloodworm, tubifex, serta micropellet untuk melengkapi diet mereka. pelet tropis terbenam benar-benar ideal buat mereka. Usia untuk rummy nose tetra di akuarium umumnya 5 hingga 6 th. dengan perawatan yang jeli.

Saat kandungan limbah metabolisme spesifik (amonia, nitrit serta nitrat) melebihi tingkat gawat, warna ruby merah intens daerah muka ikan itu jadi pucat. Ikan juga jadi pucat selekasnya sesudah masalah yang berlangsung di akuarium sesudah pergantian air, tetapi dalam hal semacam ini, sesudah air bersih sudah diberikan, kembali warna merah tua intens. Kepucatan Persistent kepala bakal di ambil untuk sinyal bahwasanya parameter kimia air di akuarium pemeliharaan yang memerlukan penyesuaian, serta bahwasanya tingkat polutan jadi beresiko untuk ikan ini.

Black Phantom Tetra


Black Phantom Tetra (Hyphessobrycon megalopterus), Yaitu ikan air tawar dari keluarga characin (keluarga Characidae) dari order Characiformes. Ikan Ini yaitu spesies asli Paraguay, Guapore, serta cekungan sungai Mamore di Brazil serta Bolivia.

Dengan cara fisik Ikan ini yaitu berupa tetragonal, mempunyai warna abu-abu muda, dengan patch hitam, dikelilingi oleh perak warna warni. Sirip jantan berwarna hitam, seperti sirip punggung betina, sirip perut, dubur, serta adiposa betina yang berwarna agak kemerahan. Varitas sirip panjang, nampaknya di kembangkan oleh peternak penangkaran. black phantom tetra meraih panjang seluruh maksimum seputar 4, 5 cm (1, 75 in).
Diet alami hitam phantom tetra yang terbagi dalam krustasea kecil, serangga, serta cacing. Ikan ini yaitu omnivore mengonsumsi pellet kecil serta cacing beku tetapi dalam pembibitan dianjurkan memakai makanan hidup seperti Daphnia.

Hyphessobrycon megalopterus yaitu satu diantara type tetras yang popular di jual dalam perdagangan ikan hias air tawar. Walau tak benar-benar berwarna-warni, yang bikin unik ikan ini yaitu dengan tingkah laku sirip nya : lelaki yaitu teritorial serta menjaga area mereka pada tetangga mereka dengan menghadirkan diri dalam profil dengan sirip punggung serta dubur seutuhnya diperpanjang, serta warna gelap intensif, bikin rata dari patch badan jadi mencolok. Terkadang mereka sama-sama serang yang bisa merobek sirip mereka, namun rusaknya ini pulih dengan cepat. Tak seperti tetra lain yang lebih menentukan untuk berada didalam grup besar, mereka akan terlihat baik saat dipelihara beberapa empat atau enam ekor dalam tiap-tiap grup, bikin mereka pas untuk akuarium kecil.

Kamis, 03 Juli 2014

Ikan Nemo Sudah Bisa Dibudidayakan

Ikan Nemo

Ikan badut (clown fish) atau umum dimaksud ikan " Nemo ", sesuai sama ciri-ciri di film kartunnya, yaitu satu diantara type ikan hias yang disukai hingga saat ini. Sayangnya, beberapa besar ikan itu datang dari penangkapan di laut hingga punya potensi punah bila di ambil terlalu berlebih sesuai keinginan pasar.

Walau demikian, Anda tidak butuh cemas serta terasa bersalah bila mau memeliharanya. Ikan berwarna basic oranye itu saat ini telah sukses ditangkarkan. Jadi, untuk memperolehnya, Anda tak mesti selama-lamanya mempunyai ikan Nemo hasil penangkapan di alam. Budi daya adalah satu diantara jalan keluar mengantisipasi hal itu.

Belum beberapa orang atau instansi yang dapat menangkarkannya. Satu diantara instansi yang dapat yaitu Balai Besar Penelitian Perikanan serta Budidaya Laut (BBRPBL) Kementerian Kelautan serta Perikanan di Desa Gondol, kabupaten Buleleng, Bali. " Ada dua type clown fish yang sukses di kembangkan bibitnya disini. Satu diantaranya dengan garis hitam yang di pasar lebih mahal harga nya. Satunya lagi yang tiada garis hitam.
Ikan Nemo Bergaris Hitam Memiliki Harga Tinggi

Nemo yang bergaris hitam mempunyai nama ilmiah Amphyprion percula. Adapun yg tidak bergaris hitam mempunyai nama ilmiah Amphyprion ocellaris.

Ia menyampaikan, dalam upaya pembenihan itu, pihaknya juga menggandeng pihak swasta CV Dinar di Gilimanuk yang bergerak dalam usaha pembesaran serta pengeksporan ikan badut. Perusahaan itu awalannya untuk penyedia indukan untuk riset. Tetapi, mereka saat ini dapat juga lakukan pembenihan sendiri.

" Dalam satu tahun, satu gunakan indukan Nemo bisa membuahkan bibit seputar 50. 000 ekor. Tingkat kesuksesan pembenihannya dapat disebutkan ekonomis, " kata seorang ketua peneliti perikanan di balai itu.

Ia menyampaikan, waktu ini pihaknya selalu lakukan penelitian untuk menambah mutu benih serta efektivitas produksi pakannya. Hasil riset ini bakal disebarkan pada orang-orang. Balai riset itu juga meningkatkan jenis usaha perikanan yang pas untuk usaha kecil atau untuk taraf industri.

Ikan Nemo umumnya dieskpor untuk ikan hias ke Singapura, AS, serta Hongkong. Nah, bila telah ada ikan Nemo hasil budi daya,maka sudah pasti tidak perlu mencarinya di habitatnya, ini turut andil dalam usaha melestarikan Ikan Nemo.

Ikan Gelodok (Mudskipper)


Ikan Gelodok (Mudskipper) Dalam bhs Inggris ikan ini di kenal dengan nama Mudskipper, lantaran kebiasaannya melompat-lompat di lumpur. Sedang nama lain dari ikan ini cukup banyak salah satunya ; Gelodok, Belodok, Belodog atau Blodog. Menurut klasifikasi ilmiah, ikan ini terhitung ke dalam anak suku Oxudercinae. Adapun dalam bhs melayu ikan ini di kenal dengan nama Tembakul, Tempakul, Timpakul atau Belacak. Apa pun nama ikan ini, yang pasti ikan ini memiliki kekhasan sendiri yakni suka melompat-lompat ke daratan, terlebih daerah berlumpur atau berair dangkal di sekitar rimba bakau saat air surut.

Wujud ikan ini benar-benar khas. Ke-2 matanya menonjol diatas kepala seperti mata kodok, muka yang dempak, serta sirip-sirip punggung yang terkembang menawan. Tubuhnya bulat panjang seperti torpedo, sesaat sirip ekornya membulat. Panjang badan beragam dimulai dari sebagian sentimeter sampai mendekati 30 cm. Tak hanya bisa bertahan hidup lama di daratan, ikan gelodok bisa memanjat akar-akar pohon bakau, melompat jauh, serta ‘berjalan’ diatas lumpur. Pangkal sirip dadanya berotot kuat, hingga sirip ini bisa ditekuk serta berperan seperti lengan untuk merayap, merangkak serta melompat.

Daya bertahan di daratan ini di dukung juga oleh kemampuannya bernafas lewat kulit badannya serta susunan selaput lendir di mulut serta kerongkongannya, yang cuma dapat terwujud dalam situasi lembab. Oleh karenanya ikan gelodok tiap-tiap sebagian waktu butuh mencelupkan diri ke air untuk membasahi badannya. Ikan gelodok Periophthalmus koelreuteri tiap-tiap kalinya dapat bertahan hingga 7-8 menit di darat, sebelum saat masuk lagi ke air. Di samping itu, ikan gelodok juga menaruh beberapa air di rongga insangnya yang membesar, yang sangat mungkin insang selalu untuk terendam serta berperan pada saat ikan itu berjalan-jalan

Hidup di lokasi gunakan surut, gelodok umum menggali lubang di lumpur yang lunak untuk sarangnya. Lubang ini dapat benar-benar dalam serta bercabang-cabang, diisi air serta sedikit hawa di ruang-ruang spesifik. Saat air gunakan naik, ikan gelodok biasanya bersembunyi di lubang-lubang ini untuk hindari ikan-ikan pemangsa yang berdatangan. Ikan jantan mempunyai sejenis alat kopulasi pada kelaminnya. Sesudah perkawinan, telur-telur ikan gelodok disimpan dalam lubangnya itu serta dijaga oleh induk betinanya. Telur-telur itu lengket serta menempel pada dinding lumpur. Ikan Gelodok (Periophthalmodon schlosseri) bisa bertelur sampai 70. 000 butir.


Ikan Gelodok memangsa bermacam hewan, dimulai dari ketam binatu (Uca spp.), udang, ikan, kerang, cumi-cumi, hingga ke semut ngangrang serta lalat. Ikan ini dapat disangka mengonsumsi sedikit tumbuhan. Saat menjelajah daratan, ikan gelodok juga kerap menyerang serta mengusir ikan gelodok yang lain, hal semacam ini dikerjakan untuk menjaga teritorinya. Penyebaran Ikan gelodok cuma didapati di pantai-pantai beriklim tropis serta subtropis di lokasi Indo-Pasifik hingga ke pantai Atlantik Benua Afrika.

Waktu ini sudah teridentifikasi sejumlah 35 spesies ikan gelodok. Terdiri jadi tiga grup besar, yakni Periophthalmus,Boleophthalmus serta Periophthalmodon. Sebagian spesies misalnya yaitu Pseudapocryptes elongatus, Periophthalmus novemradiatus, Periophthalmus gracilis, Periophthalmus argentilineatus, Periophthalmus barbarus serta Periophthalmodon schlosseri. Belum banyak terkuak nilai dari ikan ini. Tetapi ikan ini terhitung yang paling tahan pada rusaknya lingkungan hidup serta bisa terus hidup dalam keadaan yang “memprihatinkan” sekalipun. Tetapi di Tiongkok serta Jepang, ikan gelodok jadi santapan, tak hanya juga dipakai untuk obat tradisional


Japanese Medaka (Oryzae latipes)

Japanese Medaka (Oryzias latipes) merupakan ikan dari keluarga Ricefish yang bereasal dari asia timur. Ikan ini mempunyai banyak nama seperti Japanese Ricefish, Medaka, Japanese Killifish dan Moonlight Medaka. Japanese medaka tersebar mulai dari Jepang, Korea, China dan Vietnam dengan habitat sungai berarus pelan. Laporan yang ada menyebutkan ikan pernah terlihat di sungai Nam Theun, Mekong, Irrawaddy, Salween, Red River and Nanpangjiang. Ikan ini merupakan ikan hias yang populer di abad 17an di Jepang. Pada waktu itu, jumlah ikan ini sangat melimpah di pasaran. 

Alasan mereka memeliharanya antara lain keindahan warna tubuh dan daya tahan tubuhnya yang luar biasa. Ikan ini bersifat Amphidromous yang berarti bahwa mereka dapat berpindah di antara air tawar dan air asin beberapa kali selama hidupnya. Dengan kata lain, mereka dapat dipelihara di air tawar dan air payau. Hal ini terbukti dari habitat ikan yang dapat ditemukan di laut dan sungai. 

Ada 22 spesies Oryzias yang telah diketahui dan diantara mereka hanya ikanini yang membutuhkan suhu dingin dalam pemeliharaannya karena habitat yang terletak di iklim subtropis. Ikan yang mempunyai julukan Geisha-girl ini tidak terdaftar dalam IUCN Red List yang menunjukkan bahwa ikan tidak dalam kondisi terancam di habitat aslinya. Ikan ini mempunyai ukuran tubuh yang cukup kecil dengan panjang tubuh sekitar 4 cm. Tubuhnya ramping, memanjang dengan punggung yang sedikit melengkung. Ikan ini mempunyai mata berkilau yang cukup besar. Warna tubuhnya bervariatif mulai coklat dan kuning keemasan di alam liar, sedangkan di aquarium hasil breeding peternak berwarna putih, krem kekuningan dan orange. 

Demi keperluan penelitian dan pasar, ikan ini telah banyak menjadi bahan percobaan modifikasi genetik untuk memperoleh kualitas yang bagus sebagai ikan hias. Salah satunya, para ilmuwan memasukan protein fluorescent (protein yang dapat menyerap warna dan akan memancarkannya kembali) dari ubur-ubur ke dalam embrio ikan. Hasilnya, beberapa ikan mempunyai kemampuan menampilkan warna yang indah (kehijauan, kemerahan dll) saat gelap atau minim cahaya. Penelitian secara random juga menunjukkan ikan medaka mengalami mutasi. Mutasi disebabkan oleh adanya perubahan genetik pada strukur DNA yang disebabkan faktor eksternal. Pada ikan yang termutasi, terlihat pada tulang pada sirip caudal (pangkal ekor) yang berbentuk Diphycercal, padahal umumnya ikan ini memiliki tulang sirip caudal berbentuk Homocercal. Diphycercal menyebabkan bentuk ekor ikan menyerupai ekor ikan purba dari ordo Sarcopterygii (keluarga Coelacath). Hasil mutasi yang lain ditunjukkan dengan ketiadaan sisik dan sirip yang memanjang.
Ikan Medaka Hasil Transgenic 
Pembedaan jenis kelamin pada ikan ini bukanlah sesuatu yang mudah, namun biasanya ikan jantan memiliki tubuh yang lebih ramping. Selain itu, pejantan juga memiliki sirip punggung dan anal yang lebih lebar. Di jepang, ikan ini akan mulai bertelur pada bulan april sampai oktober. Perawatan di aqurium memungkinkan ikan juga untuk bertelur saat temperatur air 60oF dan waktu pencahayaan juga cukup perharinya karena kekurangan waktu pencahayaan akan menghambat proses bertelur. Ikan keluarga Ricefish mempunyai proses reproduksi yang tidak biasa.

Proses fertilisasi terjadi secara eksternal, namun ikan ini rupanya dapat juga melakukan fertilisasi secara internal. Kemampuan ini biasanya untuk menukar bentuk reproduktif pada sejumlah ikan dalam kondisi ekstrim yang tak biasa. Japanese medaka dapat dipijah dalam sebuah tangki dengan tanaman berdaun baik atau sejenis mop.

Proses pemijahan dapat diawali dengan menaruh sepasang ikan atau sekelompok kecil ikan pada tangki pemijahan. Proses fertilisasi akan dimulai ketika ikan jantan menempel terus pada perut ikan betina. Ikan betina yang sudah mengandung telur akan terlihat lebih gemuk. Ikan betina tidak akan menyebar telurnya namun akan membawanya dengan cara menggantungnya pada organ genitalnya yang masih membuka. Telur yang dibawa biasanya berjumlah antara 10-20 butir.

Sebenarnya ikan betina akan memproduksi telur setiap hari dalam hari yang berurutan tiap minggunya. Jika telur belum dibuahi, maka fertilisasi terjadi secara eksternal dan biasanya terjadi secara menakjubkan pada pagi hari. Telur yang telah dibawa betina beberapa jam setelah fertilisasi, akan ditempelkan pada vegetasi air. Ikan betina haru melakukannya secara perlahan untuk menempelkan telurnya pada batang ataupun daun. Telur tidaklah susah ditemukan di vegetasi air. Tanaman dengan helai daun mengapung sangat cocok sebagai tempat penyimpanan telur. Telur ikan ini umumnya besar dan kasar. Telur ikan dapat dipindahkan ke tangki penetasan dengan memungut tanaman tersebut menggunakan jari satu persatu. Telur akan menetas setalah 10-14 hari tergantung temperatur air.

Kualitas air berpengaruh sangat penting dalam periode inkubasi telur ikan. Penjagaan kualitas air dan kebersihan sangat penting untuk melindungi telur ikan dari serangan jamur. Anakan ikan yang baru menetas dapat diberi makanan cair atau brine shrimp nauplii, red infusoria dan baby brine yang baru menetas.

Japanese Medaka Betina dengan Telurnya 
Japanese medaka merupakan ikan pendamai dan cocok dipelihara dalam kelompok. Tidak diperlukan setup tangki khusus selama pemeliharaan namun parameter air harus dijaga pada suhu 18-24 oC, pH 7-8 dan kesadahan 9-19 odGH. Adanya tanaman air membuat ikan semakin nyaman dan mereka menyukai aerasi yang baik serta air yang terus bergerak. Tankmate haruslah ikan yang seukuran dan tidak agresif seperti zebra danio, molly, platy dan lain-lain. Ikan ini cenderung omnivora dengan memakan berbagai tipe makanan termasuk makanan kering dan beku. Jenis makanan hidup seperti brine shrimpe, black worm dan zooplankton sangat disukainya. Mereka juga baik sebagai pembasmi nyamuk dan larvanya, jaga dalam kelompok untuk hasil terbaik.

TAKSONOMI
Kingdom
Animalia
Phylum
Chordata
Class
Order
Family
genus
Species
Oryzias latipes









Sumber Asli : zafact.blogspot.com

Longnose Gar (Lepisosteus osseus)

.
Longnose Gar (Lepisosteus osseus) merupakan ikan primitif dari keluarga Gar yang juga dikenal dengan Needlenose Gar. Ikan yang juga dikenal dengan Billy Gar dan Billfish ini tersebar di kawasan Amerika Utara termasuk Kanada, USA dan Meksiko. Di Amerika, populasi terbanyak terpusat bagian selatan, Texasm Alabama (sungai Cahaba) dan sepanjang aliran sungai Misissipi. Habitatnya adalah berbagai biotipe dari danau besar, sungai sampai anakan sungai, bendungan dan kolam. Walaupun hidup di air tawar, beberapa dijumpai hidup pada habitat payau. Mereka dapat hidup di perairan berarus pelan bahkan tak berarus sekalipun. Ikan ini hidup pada perairan dalam, bersuhu hangat dengan vegetasi yang melimpah. Longnose gar mempunyai fisik yang khas yaitu moncong yang panjang dan menyempit. Pada moncong tersebut terdapat banyak gigi yang menyerupai jarum. Tubuhnya berbentuk silindris yang memanjang dan ditutupi oleh sisik yang berbentuk wajik, keras serta tidak bertumpang tindih. Umumnya mereka memiliki warna tubuh keperakan atau kehijauan dengan warna putih terang pada bagian perut. Namun jika berada pada air yang bersih, maka akan nampak totol-totol hitam pada tubuhnya, sirip dan ekornya. Totol-totol ini yang dapat digunakan untuk membedakan spesies ini dengan gar lain. Jumlah totol-totolnya lebih sedikit bila dibanding Spotted gar namun sedikit lebih banyak bila dibanding Shortnose gar. Moncong longnose gar lebih panjang dibanding moncong dari semua spesies gar. 

Ikan sport ini mempunyai ukuran tubuh maksimal 200 cm dengan berat sekitar 4 Kg. Namun jika di pelihara, panjang ikan hanya mencapai maksimal 90 cm. Rekor dunia untuk ukuran ikan ini pernah di tangkap di sungai Trinity Texas dengan ukuran panjang 2 m dan berat 50,31 pounds. Masa hidup ikan berkisar antara 17-20 tahun. Sebagai keluarga gar, longnose gar juga mempunyai paru-paru primitif yang memberikan kemampuan pada ikan untuk bernafas langsung di udara. Hal ini berarti ikan masih dapat bernafas untuk beberapa waktu walaupun tidak berada didalam air. Mereka sering menyodokkan moncong dengan cepat ke permukaan air yang bertujuan untuk mengambil udara secara langsung. Walaupun demikian, ikan ini tidak harus bernafas dengan mengambil langsung di udara karena ikan mempunyai insang yang masih berfungsi seperti spesies ikan lainnya
Sebagai sport fish, tidak ada methode pemancingan yang khusus terhadap ikan ini. Namun karena karakter ikan yang kuat, bermoncong tulang dan sering mengambil umpan hidup maka kebanyakan methode yang digunakan adalah menjerat moncongnya dengan benang nylon menggunakan methode “bowfishing” atau “spearfishing”. Kail yang digunakan untuk memancing gar adalah circle hook karena akan meminimalkan luka pada ikan tersebut. Circle hook didesain hanya untuk menangkap ujung dari moncong gar. 

Longnose gar mengembangkan lapisan sisik berganda sebagai perlindungan. Sisik berbentuk wajik dan saling mengunci satu sama lain. Dua lapis sisik tersusun atas material yang berbeda, lapisan terluar tesusun atas ganoin sedangkan lapisan dalam tersusun atasisopedine. Perlindungan diri ini menandakan ikan ini mempunyai predator alami dan Alligator merupakan hewan yang pernah dilaporkan menyerang ikan ini. 

Ikan yang sudah langka di pasaran ini, bersifat karnivora dan merupakan predator yang suka menyergap mangsa. Jenis mangsanya bergantung pada habitat hidupnya. Mangsa utama mereka adalah ikan yang berukuran lebih kecil. Selama masa pertumbuhan, mereka juga memangsa serangga dan crustacea kecil. Walaupun perburuan dilakukan sepanjang hari namun perburuan pada malam hari menghasilkan hasil yang lebih maksimal. Saat menunggu mangsa, mereka akan mengapung diam di permukaan diri menyerupai kayu atau vegetasi yang telah mati. Ketika melihat mangsa, ikan akan mendekat dengan cara berenang ke samping menyerupai tongkat. Mangsa akan ditangkap dengan rahang moncongnya dan menelan kepala mangsa terlebih dulu. 

Saat pemeliharaan terkadang ikan ini sulit untuk menerima makanan mati. Mereka membutuhkan waktu untuk belajar menerimanya. Ketika ikan masih anakan maka pemberian makanan sebaiknya dilakukan setiap hari. Kurangi jatah makanan seiring bertambahnya usia. Ikan dewasa membutuhkan paling banyak sekali atau dua kali makanan dalam seminggu. Perlu diingat, walaupun ikan ini karnivora tapi jangan memberinya dengan daging ayam atau mamalia karena ada beberapa lemak pada daging tersebut yang tidak sesuai dengan sistem metabolime ikan dan dapat menyebabkan deposit lemak.
Sebagai ikan peliharaan, longnose gar membutuhkan tangki yang besar mengingat ukuran ikan dewasanya. Setidaknya tangki berukuran 300cm x 180cm x 90 cm dapat digunakan meskipun harus di upgrade sesuai pertumbuhan ukuran maksimal ikan. Tangki tidak memerlukan dekorasi yang rumit, karena tersedianya ruangan yang cukup untuk berenang sangat dibutuhkan oleh ikan. Pemberian satu batang besar atau ranting besar dapat dilakukan dengan efektif untuk mendekorasi tangki. Sistem filtrasi dianjurkan tetap ada walaupun ikan mampu bertahan di air minim oksigen. Kondisi air harus dibuat menyerupai habitat aslinya yang dingin dengan suhu 12-20 oC, pH 6-8 dan kesadahan 5-25 oH. Tankmate haruslah ikan yang seukuran karena ikan ini merupakan predator untuk berbagai ikan yang berukuran lebih kecil. Longnose gar dapat dipelihara secara soliter maupun dalam kelompok, jika dalam kelompok maka ukuran ikan merupakan hal penting yang harus diperhatikan. 

Pembedaan jenis kelamin masih susah dilakukan. Pada musim bertelur yang terjadi pada musim semi dan panas, satu ikan betina akan berpasangan dengan sekitar 15 ikan jantan atau lebih. Ketika betina siap bertelur, dia akan memimpin para jantan membentuk pola elips. Jumlah telur yang dihasilkan berkisar 30000 butir. Yang unik adalah telur ikan biasanya akan ditaruh di sarang ikan lain sepertiMicropterus dolomieu sampai mereka menetas yakni sekitar 3-9 hari. Induk ikan yang sarangnya ditumpangi akan menjaga anakan gar ini seperti anak sendiri sampai anak gar bisa mandiri. Betina mempunyai usia yang lebih panjang yakni 17 tahun dibanding jantan yang hanya sampai 8 tahun.

TAKSONOMI
Kingdom
Animalia
Phylum
Chordata
Class
Order
Family
genus
Species
Lepisosteus osseus