This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Zona Bebas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zona Bebas. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Juni 2014

Semarang Koi Bazaar & Talk Show 2014

Buat teman-teman pecinta ikan koi yang tinggal di semarang silakan datang pada acara "Semarang Koi Bazaar & Talk Show 2014" selain bisa menambah pengetahuan tentang keeeping ikan koi juga bisa meningkatkan tali silaturrahmi antara sesama pecinta ikan koi ada lelangn koi juga loh, pastinya ikan yang di lelang cantik-cantik. jangan sampai tidak datang ya

Ini adalah beberapa ikan yang akan dilelangkan pada Semarang Koi Bazaar & Talk Show 2014 pada tanggal 22 juni 2014 cantik-cantik bukan ikannya jangan sampai nyesel loh kalau tidak hadir 


Kamis, 29 Mei 2014

Berebut Keturunan Mu-Lan Legend

Presiden Zen Nippon Airinkai (ZNA) sekaligus pemilik Mu-Lan Legend Hartono Sukwanto menunjukan anakan ikan koi

Puluhan petani dam penghobi koi datang ke Cimahi. Mereka ingin mendapatkan anakan Mu-Lan Legend, koi yang menjadi juara dunia 2013, dalam acaraKeeping Contest di Samurai Koi Center, Taman Mutiara, Cibabat, Kota Cimahi, Jawa Barat, Selasa (15/5). Petani atau penghobi yang dapat merawat koi selama setahun dengan baik bakal memperoleh penghargaan dan door prize sepeda motor.

Presiden Zen Nippon Airinkai (ZNA) sekaligus pemilik Mu-Lan Legend Hartono Sukwanto menyatakan, perhelatan tersebut merupakan kali pertama dan terakhir di Indonesia. Karena itu, petani dan penghobi koi diharapkan merawat anakan juara dunia tersebut dengan baik. Sebab, pada 14 Februari 2015, hasil merawat koi akan dinilai juri dari Jepang. ’’Yang menjadi juri sekitar dua puluh orang dari farm di Jepang,’’ ujarnya.

Dia mengapresiasi kehadiran puluhan petani dan penghobi yang meluangkan waktu untuk datang ke Cimahi. Mereka, tambah dia, berasal dari Jakarta, Solo, Malang, dan Surabaya. Namun, para peserta dari berbagai daerah itu tidak dapat memilih langsung bibit juara karena ada sistem undian.

’’Sejelek apa pun ikan yang dibawa pulang tersebut harus dihargai dan diharapkan dapat dikembangbiakkan petani-petani lokal,’’ jelasnya. Menurut dia, Mu-Lan Legend pada tahun ini mampu menetaskan 60 ekor. Untuk Indonesia, pihaknya hanya menyubsidi 25 anakan.
sumber : jawapos