This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 15 Juli 2014

Kontes Koi Merah Putih IV Tahun 2014


Menyambut hari kemerdekaan RI ke 69 kontes ikan koi kembali di gelar dengan judul "KONTES KOI MERAH PUTIH TAHUN 2014" bagi para pecinta koi yang memiliki koi dengan warnah merah dan putih dapat mengikuti acara ini.

Tanggal : 22-23 Agustus 2014
Tempat  : Mall MGK Kemayoran , JAKARTA
Varietas , fish entry , size :

Varietas
A ( Gosanke )
- Kohaku

B (non gosanke)
- Ginrin Kohaku
- Tancho Kohaku ( including ; Ginrin )
- Doitsu Kohaku


Mini Champion A B
15 BU dan BIS A B

Baby Champion A B
20 BU dan BIS A B
25 BU dan BIS A B

Junior Young Champion A B
30 BU dan BIS A B
35 BU dan BIS A B

Young Champion A B
40 BU dan BIS A B
45 BU dan BIS A B

Adult Champion A B
50 BU dan BIS A B
55 BU dan BIS A B

Young Grand Champion A B dan RYGC A
60 BU dan BIS A B
65 BU dan BIS A B

Superior Champion A B
70 BU dan BIS A B
75 BU dan BIS A B

Grand Champion , RGC A
80 BU dan BIS A B
over 80 BU dan BIS A B

Jumbo Champion A B
over 80 BU

all size
Karomul Wachid Award

Male Champion A B
60 BU above


Online Fish Entry......

http://koishow.koi-s.org

Sabtu, 12 Juli 2014

Hasil Lomba 2nd Junior Young Bandung Combined Koi Show 2014

CFF - 2nd Junior Young Bandung Combined Koi Show 2014 Pada Hari Sabtu Kemarin telah di gelar dan mendapatkan juara baru untuk lomba kali ini terbilang agak sepi mungkin bertepatan dengan bulan ramadhan dan sedang melaksanakan ibada puasa sehingga banyak para pecinta koi engan datang.

Pada lomba kemarin total ikan yang hadir sebanyak 684 ekor, Total peserta 147 peserta, peserta terbanyak adalah TT Koi Malang 36 peserta dan Handling Terbanyak Pagarsih Kominity Bandung sebanyak 56 ekor. Untuk Juara Umum dimenangkan oleh Idol Koi Menempatkan 17 ekor ikan koi Juara

Champion 2nd Junior Young Bandung Combined Koi Show 2014




JCMJC
Kohaku,40 cm
Suwardi Gunawan - Jakarta
Handling: Suwardi Gunawan
Koromo,38 cm
Andriawan - Blitar
Handling: Yung Koi
JC
Kohaku,40 cm
Suwardi Gunawan - Jakarta
Handling: Suwardi Gunawan


BCMBC
Kohaku,25 cm
Dani Wiguna - Yogyakarta
Handling: Dans Koi
Hikarimono,27 cm
Jonathan Tobias - Tangerang
Handling: Samurai Koi Centre


BC
Kohaku,25 cm
Dani Wiguna - Yogyakarta
Handling: Dans Koi


MC
Taisho Sanshoku,20 cm
Jendral Kuchibeni - Bandung
Handling: Opik Ramekoi


Jumat, 11 Juli 2014

Spring Viremia of Carp

CFF - SVC adalah kepanjangan dari spring viremia of carp. Penyakit ini disebabkan oleh virus spring viremia of carp atau biasa disebut juga Rhabdovirus carpio dari jenis Vesiculovirus dan keluarga Rhabdoviridae.

Ada empat macam type genetik virus ini. Type 1a berasal dari asia. Type 1b dan 1c berasal dari Rusia, Moldova dan Ukraina. Type 1d berasal dari inggris.
Masa inkubasi antara 7 sampai 15 hari. Bersifat ganas dan setara dengan koi herpes virus. Pernah menyerang di kawasan eropa dan menjadi wabah endemi selama 50 tahun.

Gejalanya :
  • warna tubuh menjadi gelap
  • bergerak lambat atau malas
  • tubuh cenderung miring
  • kebanyakan didasar kolam
  • mata bengkak
  • perut buncit
  • warna insang jadi pucat
  • pendarahan dikulit dan insang
  • mengalami radang usus
  • lubang kotoran menonjol dan mengeluarkan darah

Infectious Salmon Anemia

CFF - Infectious salmon anemia adalah penyakit yang menyerang salmon dan disebabkan oleh virus jenis Isavirus dari keluarga Orthomyxoviridae.
Pertama kali ditemukan di Norwegia pada tahun 1984 dan kemudian menyebar ke berbagai negara.

Virus ini dapat dinonaktifkan dengan sodium hypochlorite, chloramine-T, chlorine dioxide, iodophors, sodium hydroxide, formic acid, formaldehyde and potassium peroxymonosulfate.Juga air laut ozonisasi pada suhu lebih besar dari 55'C selama lebih dari 5 menit.

Gejalanya :
  • Tampak lesu
  • Kekurangan sel darah merah
  • kekurangan sel darah putih
  • perut mengembung
  • Mata membesar
  • Warna kulit menjadi gelap
  • Warna insang menjadi pucat
  • Kadang terjadi pendarahan di daerah depan mata
  • Kadang pada dasar sirip dan perut berwarna kuning

Kamis, 10 Juli 2014

Branchiomycosis (Busuk Insang)


Branchiomyces demigrans atau "Gill Rot (busuk insang)" disebabkan oleh jamur Branchiomyces sanguinis and Branchiomyces demigrans . Spesies jamur ini biasanya dijumpai pada ikan yang mengalami stres lingkungan, seperti pH rendah (5.8 -6.5), kandungan oksigen rendah atau pertumbuhan algae yang berlebih dalam akuarium, Branchiomyces sp.tumbuh pada temperatur 14 - 35°C , pertumbuhan optimal biasanya terjadi pada selang suhu 25 - 31°C (Kolam saya suhu 28-29"). Penyebab utama infeksi biasanya adalah spora jamur yang terbawa air dan kotoran pada dasar akuarium. (tapi kalau ini saya lakukan 1hari sekali backwash .. memang tidak sampai 30% tapi endapan sudah saya pastikan bersih di setiap chamber)

Tanda-tanda Penyakit
Branchiomyces sanguinis dan B. demigrans pada umumnya menyerang insang ikan. Ikan yang terjangkit akan menunjukkan gejala bernafas dengan tersengal-sengal dipermukaan air dan malas. Insang tampak mengeras dan berwarna pucat, khususnya pada daerah yang terjangkit. Pengamatan dibawah mikroskop akan sangat membantu mengenali serangan jamur ini. Apabila bagian jaringan yang terserang mati dan lepas, maka spora jamur akan ikut terbebas dan masuk kedalam air sehingga akan memungkinkan untuk menyerang ikan lainnya.

Pencegahan dan Perawatan
Usaha pencegahan merupakan cara yang sangat disarankan untuk mengontrol serangan jamur ini. Pengelolaan lingkungan akuarium yang baik akan menciptakan kondisi yang tidak disukai oleh jamur tersebut untuk tumbuh.
Apabila penyakit telah terlanjur berjangkit, segera lakukan isolasi. Formalin dan Copper Sulfat diketahui dapat mencegah kematian akibat infekasi Branchiomycosis. Akuarium yang terjangkit hendaknya segera dikuras, dan dikeringkan serta lakukakan tindakan sterilisasi. Apabila hal ini menyerang ikan dalam kolam, keringkan kolam dan berikan perlakuan dengan kalsium oksida.

Sumber :
Penulis IPAN Copy From Koiser.net

Emperor Tetra (Nematobrycon Palmeri)


Emperor Tetra (Nematobrycon palmeri) Ditemukan di perairan rio atrata serta rio san juan Colombia. Ikan ini yaitu type tetra yang tubuhnya agak lebar bila disbanding cardinal tetra. Tanda-tanda fisik ikan ini yaitu mempunyai garis biru samar serta garis hitam terang disepanjang badannya serta kekuningan di ujung sirip bawah nya. benar-benar pas jika jadikan penghias aquascape anda lantaran gemerlap warnanya

Emperor Tetra adalah ikan akuarium yang tenang serta bakal terganggu oleh spesies yang lebih riuh. Dapat tumbuh hingga 4, 2 cm. ikan Ini lebih suka pada pH 6, 5, kekerasan 50-100 mg/l serta suhu 23-27 ° C. ikan Ini tak bergerombol dengan sama mudahnya seperti umumnya tetra. Tetapi, dengan menambahkan air dingin yang fresh, sekumpulan besar ikan emperor tetra bakal bergerombol didalam akuarium sepanjang sebagian menit.

Ikan ini adalah jenis omnivora yang mengonsumsi pellet kecil serta cacing beku tetapi dalam pembibitan dianjurkan memakai makanan hidup seperti Daphnia.

Sumber : akuariumhias.blogspot.com

Sabtu, 05 Juli 2014

Rummy Nose Tetra

Rummy Nose Tetra (Hemigrammus rhodostomus) Yaitu spesies ikan air tawar tropis characin yang datang dari Amerika Selatan, popular di kelompok fishkeepers untuk ikan akuarium. Satu diantara dari banyak type tetra kecil yang mempunyai genus yang sama. Ikan ini mempunyai panjang 5 cm (2 inci) saat telah dewasa, serta adalah favorite di kelompok penggemar ikan hias air tawar tropis. Nama umum diaplikasikan pada beberapa besar ikan ini yaitu " rummy nose tetra ".

Rummy nose tetra adalah ikan berupa torpedo, yang warna badannya yaitu warna keperakan tembus tergenang di sebagian spesimen dengan warna kehijauan : sisik warna hijau kerap tampak menghiasi ikan pada titik di kepala (sisi dari kepala kurang lebih sesuai sama dengan dahi pada manusia) penuhi badan. Sirip yang panjang, dengan pengecualian dari sirip ekor, sirip ini yang dihiasi dengan garis-garis horizontal hitam serta putih, namun umumnya terbagi dalam satu garis hitam sentral dibagian tengah dari sirip ekor, dengan dua garis-garis hitam horisontal pada tiap-tiap lobus sirip ekor, area pada garis-garis yang putih, jumlah keseluruhan garis-garis hitam jadi lima. Kepala yaitu warna merah tua, dengan merah selalu ke irislah mata, serta sebagian pewarnaan merah melampaui operkulum atau piring insang ke sisi anteriormost dari badan yang pas.

Sebagian spesimen diklasifikasikan untuk Hemigrammus rhodostomus mempunyai tiga garis ekor hitam bukan hanya lima, serta sebagian spesimen diklasifikasikan untuk Petitella georgiae mempunyai garis hitam di pangkal ekor memanjang ke depan ke dalam badan, diatasi atas oleh garis emas warna-warni tidak tebal : Tetapi, apakah feature ini yaitu penentu dihandalkan jati diri spesies belum seutuhnya di pastikan.


Individu jantan serta betina tak tunjukkan perbedaan visual yang pasti, tak hanya menambah kepenuhan garis badan pada wanita masak

Tiga spesies ikan yang tidak sama hingga di kenal untuk Rummy-Nose Tetra mempunyai distribusi tersebut : Hemigrammus rhodostomus : Bawah cekungan Amazon serta sungai Orinoco (yang ditemukan sesudah Perang Dunia I oleh Jerman Albert Ramsperger), Hemigrammus bleheri : Rio Negro serta lembah sungai Rio Meta, Petitella georgiae : cekungan atas Amazon di Peru, Rio Purus, Rio Negro serta lembah sungai Rio Madeira (yang sudah ditemukan dalam ikan impor akuarium dari Peru pada th. 1950 di Swiss oleh H. Boutiere).
Seluruhnya tiga type rummy nose tetra menghuni sungai yang kandungan kimia air nya sedikit mineral (soft), asam, serta kerap tercemar dengan product peluruhan asam humus dari sampah daun pada substrat sungai (di kenal untuk 'Blackwaters' lantaran tampilan mereka). tanaman air terkadang ada di dalam air.

Rummy nose tetra adalah ikan bergerombol, yang tunjukkan tingkah laku bergerombol yang rapat baik di alam liar ataupun dalam akuarium. Mengakibatkan, ikan-ikan ini mesti dipelihara dalam grup yg tidak kurang dari 6 ekor, dengan volume air aquarium seputar 25 gallon/80 liter. Ikan ini penggemar air hangat, kisaran suhu untuk pemeliharaan seputar 24 ° C sampai 31 ° C, dengan ikan terkadang memerlukan suhu setinggi 33 ° C untuk berkembang biak. Mengakibatkan, kompatibilitas ikan ini dengan ikan air dingin yaitu kontra-indikasi : umpamanya, Corydoras panda bakal jadi pilihan yang jelek pendamping untuk ikan ini lebih menentukan suhu yang lebih rendah, serta ada sedikit tumpang tindih dalam rentang suhu dari dua spesies. Banyak ikan hias yang bisa dipelihara dengan rummy nose tetra, sebagian terhitung gurami kecil, tetras, barbs, danios, rainbow australia, serta beragam ikan lele, seperti Ancistrus. Ikan ini tak bisa disimpan dengan cichlids Afrika lantaran mereka mempunyai parameter air yang benar-benar tidak sama.

Kandungan kimia dalam air yang disenangi oleh ikan-ikan ini, seperti dapat diambil kesimpulan dengan gampang dari habitat liarnya, air yang lembut, air asam (kekerasan tak lebih tinggi dari 6 ° dH serta pH seputar 6, 4-7, 0 pasti disenangi, bila sangat mungkin) walau untuk maksud pemeliharaan, pH air akuarium bisa berkisar 5, 6-7, 4.

Tetapi, bila mau membudidayakannya, rummy nose tetra memerlukan air yang lembut, air asam, seperti majalah Tropical Fish beberapa waktu terakhir melaporkan bahwasanya riset pada ikan ini tunjukkan bahwasanya tingkat ion kalsium tinggi dalam air menginduksi sterilitas pada ikan ini. Suatu akuarium yang ditanami tanaman air hidup bakal lebih disenangi oleh ikan-ikan ini, terlebih bila tanaman terhitung spesies berdaun lembut seperti Cabomba serta Myriophyllum.

Rummy nose tetra yaitu omnivora serta bakal terima makanan serpihan beberapa besar, bila terlampau kecil, namun juga mesti mempunyai sebagian makanan kecil seperti artemia, daphnia, frozen bloodworm, tubifex, serta micropellet untuk melengkapi diet mereka. pelet tropis terbenam benar-benar ideal buat mereka. Usia untuk rummy nose tetra di akuarium umumnya 5 hingga 6 th. dengan perawatan yang jeli.

Saat kandungan limbah metabolisme spesifik (amonia, nitrit serta nitrat) melebihi tingkat gawat, warna ruby merah intens daerah muka ikan itu jadi pucat. Ikan juga jadi pucat selekasnya sesudah masalah yang berlangsung di akuarium sesudah pergantian air, tetapi dalam hal semacam ini, sesudah air bersih sudah diberikan, kembali warna merah tua intens. Kepucatan Persistent kepala bakal di ambil untuk sinyal bahwasanya parameter kimia air di akuarium pemeliharaan yang memerlukan penyesuaian, serta bahwasanya tingkat polutan jadi beresiko untuk ikan ini.