This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 03 Juli 2014

Longnose Gar (Lepisosteus osseus)

.
Longnose Gar (Lepisosteus osseus) merupakan ikan primitif dari keluarga Gar yang juga dikenal dengan Needlenose Gar. Ikan yang juga dikenal dengan Billy Gar dan Billfish ini tersebar di kawasan Amerika Utara termasuk Kanada, USA dan Meksiko. Di Amerika, populasi terbanyak terpusat bagian selatan, Texasm Alabama (sungai Cahaba) dan sepanjang aliran sungai Misissipi. Habitatnya adalah berbagai biotipe dari danau besar, sungai sampai anakan sungai, bendungan dan kolam. Walaupun hidup di air tawar, beberapa dijumpai hidup pada habitat payau. Mereka dapat hidup di perairan berarus pelan bahkan tak berarus sekalipun. Ikan ini hidup pada perairan dalam, bersuhu hangat dengan vegetasi yang melimpah. Longnose gar mempunyai fisik yang khas yaitu moncong yang panjang dan menyempit. Pada moncong tersebut terdapat banyak gigi yang menyerupai jarum. Tubuhnya berbentuk silindris yang memanjang dan ditutupi oleh sisik yang berbentuk wajik, keras serta tidak bertumpang tindih. Umumnya mereka memiliki warna tubuh keperakan atau kehijauan dengan warna putih terang pada bagian perut. Namun jika berada pada air yang bersih, maka akan nampak totol-totol hitam pada tubuhnya, sirip dan ekornya. Totol-totol ini yang dapat digunakan untuk membedakan spesies ini dengan gar lain. Jumlah totol-totolnya lebih sedikit bila dibanding Spotted gar namun sedikit lebih banyak bila dibanding Shortnose gar. Moncong longnose gar lebih panjang dibanding moncong dari semua spesies gar. 

Ikan sport ini mempunyai ukuran tubuh maksimal 200 cm dengan berat sekitar 4 Kg. Namun jika di pelihara, panjang ikan hanya mencapai maksimal 90 cm. Rekor dunia untuk ukuran ikan ini pernah di tangkap di sungai Trinity Texas dengan ukuran panjang 2 m dan berat 50,31 pounds. Masa hidup ikan berkisar antara 17-20 tahun. Sebagai keluarga gar, longnose gar juga mempunyai paru-paru primitif yang memberikan kemampuan pada ikan untuk bernafas langsung di udara. Hal ini berarti ikan masih dapat bernafas untuk beberapa waktu walaupun tidak berada didalam air. Mereka sering menyodokkan moncong dengan cepat ke permukaan air yang bertujuan untuk mengambil udara secara langsung. Walaupun demikian, ikan ini tidak harus bernafas dengan mengambil langsung di udara karena ikan mempunyai insang yang masih berfungsi seperti spesies ikan lainnya
Sebagai sport fish, tidak ada methode pemancingan yang khusus terhadap ikan ini. Namun karena karakter ikan yang kuat, bermoncong tulang dan sering mengambil umpan hidup maka kebanyakan methode yang digunakan adalah menjerat moncongnya dengan benang nylon menggunakan methode “bowfishing” atau “spearfishing”. Kail yang digunakan untuk memancing gar adalah circle hook karena akan meminimalkan luka pada ikan tersebut. Circle hook didesain hanya untuk menangkap ujung dari moncong gar. 

Longnose gar mengembangkan lapisan sisik berganda sebagai perlindungan. Sisik berbentuk wajik dan saling mengunci satu sama lain. Dua lapis sisik tersusun atas material yang berbeda, lapisan terluar tesusun atas ganoin sedangkan lapisan dalam tersusun atasisopedine. Perlindungan diri ini menandakan ikan ini mempunyai predator alami dan Alligator merupakan hewan yang pernah dilaporkan menyerang ikan ini. 

Ikan yang sudah langka di pasaran ini, bersifat karnivora dan merupakan predator yang suka menyergap mangsa. Jenis mangsanya bergantung pada habitat hidupnya. Mangsa utama mereka adalah ikan yang berukuran lebih kecil. Selama masa pertumbuhan, mereka juga memangsa serangga dan crustacea kecil. Walaupun perburuan dilakukan sepanjang hari namun perburuan pada malam hari menghasilkan hasil yang lebih maksimal. Saat menunggu mangsa, mereka akan mengapung diam di permukaan diri menyerupai kayu atau vegetasi yang telah mati. Ketika melihat mangsa, ikan akan mendekat dengan cara berenang ke samping menyerupai tongkat. Mangsa akan ditangkap dengan rahang moncongnya dan menelan kepala mangsa terlebih dulu. 

Saat pemeliharaan terkadang ikan ini sulit untuk menerima makanan mati. Mereka membutuhkan waktu untuk belajar menerimanya. Ketika ikan masih anakan maka pemberian makanan sebaiknya dilakukan setiap hari. Kurangi jatah makanan seiring bertambahnya usia. Ikan dewasa membutuhkan paling banyak sekali atau dua kali makanan dalam seminggu. Perlu diingat, walaupun ikan ini karnivora tapi jangan memberinya dengan daging ayam atau mamalia karena ada beberapa lemak pada daging tersebut yang tidak sesuai dengan sistem metabolime ikan dan dapat menyebabkan deposit lemak.
Sebagai ikan peliharaan, longnose gar membutuhkan tangki yang besar mengingat ukuran ikan dewasanya. Setidaknya tangki berukuran 300cm x 180cm x 90 cm dapat digunakan meskipun harus di upgrade sesuai pertumbuhan ukuran maksimal ikan. Tangki tidak memerlukan dekorasi yang rumit, karena tersedianya ruangan yang cukup untuk berenang sangat dibutuhkan oleh ikan. Pemberian satu batang besar atau ranting besar dapat dilakukan dengan efektif untuk mendekorasi tangki. Sistem filtrasi dianjurkan tetap ada walaupun ikan mampu bertahan di air minim oksigen. Kondisi air harus dibuat menyerupai habitat aslinya yang dingin dengan suhu 12-20 oC, pH 6-8 dan kesadahan 5-25 oH. Tankmate haruslah ikan yang seukuran karena ikan ini merupakan predator untuk berbagai ikan yang berukuran lebih kecil. Longnose gar dapat dipelihara secara soliter maupun dalam kelompok, jika dalam kelompok maka ukuran ikan merupakan hal penting yang harus diperhatikan. 

Pembedaan jenis kelamin masih susah dilakukan. Pada musim bertelur yang terjadi pada musim semi dan panas, satu ikan betina akan berpasangan dengan sekitar 15 ikan jantan atau lebih. Ketika betina siap bertelur, dia akan memimpin para jantan membentuk pola elips. Jumlah telur yang dihasilkan berkisar 30000 butir. Yang unik adalah telur ikan biasanya akan ditaruh di sarang ikan lain sepertiMicropterus dolomieu sampai mereka menetas yakni sekitar 3-9 hari. Induk ikan yang sarangnya ditumpangi akan menjaga anakan gar ini seperti anak sendiri sampai anak gar bisa mandiri. Betina mempunyai usia yang lebih panjang yakni 17 tahun dibanding jantan yang hanya sampai 8 tahun.

TAKSONOMI
Kingdom
Animalia
Phylum
Chordata
Class
Order
Family
genus
Species
Lepisosteus osseus

Rabu, 02 Juli 2014

Marlier's Julie (Julidochromis marlieri)

Marlier's Julie (Julidochromis marlieri) merupakan ikan kecil dari keluarga Cichlid dan endemik dari Danau Tanganyika, Afrika. Mereka juga ditemukan di Burundi, Kongo, Zambia dan Tanzania. Ikan yang mempunyai nama lain seperti Spotted julie dan Marlieri cichlid ini, mendiami bebatuan dasar di perairan dalam dan tersebar luas di sebelah utara dan selatan danau. Mereka berada di kedalaman 5-30 meter dan menghabiskan banyak waktunya di celah atau lubang bebatuan baik untuk berburu makanan maupun untuk mencari perlindungan. Anggota ikan dari genus ini selalu menggunakan nama “Julie”. Julie merupakan nama untuk kebanyakan ruang atau rongga di banyak celah pada habitat danau. Marlier’s julie mempunyai tubuh seperti turpedo dengan panjang maksimal 15 cm. Pola tubuhnya yang berupa garis hitam berlapis pada warna dasar tubuhnya yang kream membuat ikan ini seperti remote control kecil yang berenang. Semua sirip dan ekor mempunyai warna biru muda pada tepiannya. Mereka dapat berenang ke samping, menggantung ke atas bawah, dan bergerak seperti gerakan yang terencana. Selain itu, mereka kadang juga pemalu dan sangat susah dipisahkan dari bebatuan tempat dia sembunyi. Walaupun pemalu, ikan ini bersifat teritorial dan akan menyerang tank matenya jika dia merasa terganggu. Lama hidup ikan berkisar antara 5-8 tahun.

Untuk pemeliharaan di aquarium, minimal membutuhkan tangki berdimensi 120 cm x 30 cm x 30 cm untuk sepasangnya. Butuh tangki yang lebih besar lagi jika memelihara dalam jumlah banyak. Dekorasi tangki harus menyerupai habitat aslinya yakni banyak gundukan bebatuan dengan celah atau gua. Seperti yang diketahui bahwa ikan ini sangat menyukai celah bebatuan. Jika hanya memelihara sepasang ikan dalam tangki, sangat dianjurkan untuk tidak sering mengubah susunan bebatuan karena pada bebatuan tersebut sudah ada tanda batasan wilayah teritorial mereka. Rumor yang beredar kalau mereka akan saling membunuh karena stress dengan dekorasi yang selalu diubah. Jika ada lebih dari satu ikan dalam satu tangki maka berikan dua gundukan batu yang terpisah untuk meredam sifat keagresifan mereka. Alangkah baiknya kalau ikan dipelihara soliter untuk menurunkan sifat keagresifannya. Substrat disarankan dibuat dari pasir dan sistem oksigenasi dalam tangki haruslah baik. Parameter air yang dibutuhkan adalah air dengan suhu 23-27 oC, pH 7,5-9,5 dan kesadahan 10-25 oH. Walaupun ikan bersifat teritorial, namun ikan ini sukses dipelihara dengan spesies cichlid danau tanganyika lainnya yang berukuran sama, seperti spesies Altolamprologus dan Cyprichromis. Belum ada informasi yang menyebutkan bahwa ikan ini dapat sebagai mangsa ikan lain, namun lebih baik kalau dijaga dari predator-predator berukuran besar.
Marlier’s julie bersifat omnivora dengan mangsa utamanya adalah kelompok crustacea kecil, larva serangga dan keluarga siput air. Ada yang mengatakan bahwa ikan ini dapat digunakan sebagai pembasmi larva nyamuk. Mereka juga akan mencerna partikel pasir seperti halnya mencerna filamen alga atau alga diatom (mikroorganisme). Untuk perawatan di aquarium, ikan ini dapat diberi pakan kering maupun beku dengan proporsi yang layak. Beberapa bahan makanan dari tumbuhan seperti spirulina dan selada air juga dapat dijadikan variasi makanan.

Perbedaan jenis kelamin dapat dilihat dari tubuh ikan betina yang lebih besar dibanding ikan jantan, selain itu organ reproduksi jantan (genital papillae) yang lebih lebar dan tajam. Teknik breeding (pemijahan) nudah untuk dilakukan namun membutuhkan kesabaran yang cukup. Tahapan yang terbaik sebelum memulai pemijahan adalah membeli sekelompok ikan muda dan biarka mereka berpasangan secara alami. Jika pasangan sudah terbentuk (biasanya membutuhkan waktu setahun atau lebih) maka pindahkan ikan lainnya dan biarkan hanya pasangan tersebut yang ada dalam tangki. Jika kita membeli langsung jantan dewasa dan memaksanya berpasangan dengan seekor betina, maka tidak ada jaminan kalau betina akan tetap hidup. Kondisi aquarium disetting pada pH 8,2-9 dan suhu 77-80 oF. Jika proses pemijahan berhasil, biasanya betina akan menghasilkan telur kurang dari 100 butir. Proses bertelur dilakukan di celah yang tersembunyi dan telur akan diletakkan di dinding atau langit-langit celah tersebut. Ikan jantan akan menjaga diluar celah saat betina sedang bertelur di dalam. Sebagai indukan yang pintar, mereka akan menjaga bayi-bayinya dari berbagai potensi bahaya. Saat waktunya makan maka salah satu induk akan keluar berburu sedangkan induk yang lain tetap menjaga bayinya. Tapi akan lebih baik memisahkan induknya setelah anakan ikan menetas. Setelah menetas, anakan ikan akan memakan kuning telur mereka sampai habis, dan setelah itu mereka dapat diberi baby brine shrimpe sebagai nutrisi pertumbuhan yang baik. Pertumbuhan ikan sangatlah lambat dan biasanya setelah dua bulan anakan ikan akan berukuran 2 cm.

TAKSONOMI
Kingdom
Animalia
Phylum
Chordata
Class
Order
Family
genus
Julidochromis
Species
Julidochromis marlieri

Sumber Asli : zafact.blogspot.com

Forktail Rainbowfish ( Ikan Garpu Ekor Kuning )

Ikan Garpu Ekor Kuning - CFF Spesies endemik Papua Nugini. Banyak menempati habitat perairan yang penuh dengan vegetasi dan sungai-sungai rimba hujan yang mengalir deras.

Lantaran ikan ini datang dari perairan dengan vegetasi yang lebat, maka set-up akuarium bertanaman air benar-benar pas untuk ikan ini. Ikan ini kerap berenang di dekat daerah permukaan air, hingga siapkan juga tanaman air yang mengambang supaya ikan ini terasa nyaman.

Rainbowfish ini yaitu ikan omnivora. Pakan type apapun yang didapatkan bakal dimakan oleh ikan ini, tetapi ikan ini lebih suka pada pakan hidup atau pakan beku yang kecil,biasa hidup pada air yang memiliki pH 7-8 dengan temperature 24-28 derajat Celcius.
Rainbowfish yaitu ikan yang pendamai. Benar-benar pas untuk dipelihara dalam akuarium komune. Tankmates yang pas untuk rainbowfish ini yaitu ikan akuarium komune yang kecil seperti tetra, rasbora, danio, dan sebagainya. Memeliharanya dengan cara berkelompok juga adalah pilihan yang baik. Sekurang-kurangnya ada enam ekor ikan dalam satu grup. Faedah yang didapat dari memeliharanya dengan cara berkelompok satu diantaranya untuk kurangi tingkat keagresifan ikan jantan. Kadang-kadang ikan jantan berlaku agresif pada ikan betina apabila memeliharanya dengan cara berpasangan.

Dimaksud juga forktail blue-eye atau yellow forktail. Ikan ini kadang-kadang tetap di jual dengan nama Popondetta furcatus. Nama itu sesungguhnya tak sah lantaran genus Popondetta sudah dipakai untuk menamai suatu genus kumbang. Genus ini lalu dirubah jadi Popondichthys sebelum saat bertukar kembali jadi Pseudomugil.
Pemijahan
Pemijahan mesti dikerjakan dengan cara berkelompok. Siapkan kurang lebih 10 ekor rainbowfish dengan perbandingan 2 ekor jantan serta 8 ekor betina. Akuarium yang dipakai bisa memiliki ukuran kecil. Media yang dipakai untuk tempat pemijahan bisa berbentuk gumpalan tanaman air atau pel pemijahan, tetapi pel pemijahan lebih gampang dipakai. Rainbowfish ini bakal bertelur tiap-tiap hari walau tak terlampau produktif. Tiap-tiap 24 jam, setiap betina kurang lebih bakal menelurkan 5-10 butir telur. Telur-telur itu bakal melekat pada media pemijahan. Bebaskan telur-telur itu dari media pemijahan kurun waktu 24-48 jam serta pindahkan dalam wadah kecil dengan air dari akuarium pemijahan. Telur-telur itu bakal menetas kurun waktu 7-15 hari. Buanglah telur-telur yang sudah berjamur. Sesudah menetas beri pakan beberapa burayak dengan infusoria pada minggu pertama. Apabila telah cukup besar beri makan dengan naupili. Burayak-burayak itu setelah menetas bisa diletakkan dalam akuarium untuk ikan dewasa.

Sumber asli : Akuariumhias

Selasa, 01 Juli 2014

Ikan Tikus

Ikan Tikus adalah ikan yang ramah dan suka berenang dengan sesama jenis membentuk kawanan.Tidak disarankan untuk memelihara ikan ini di akuarium kurang dari 3ekor.jika itu dilakukan maka akan terlihat bahwa mereka menghabiskan sebagian besar waktunya tetap berenag bersama mencari sisa-sisa makanan di dasar akuarium.

Ikan Tikus adalah ikan yang mencari makan didasar akuarium dan mereka bisa membantu menjaga dasar akuarium tetap bersih dan bebas dari sisa makanan yang membusuk.Dan cara ini bisa digunakan untuk menjaga kualitas air secara keseluruhan.Walaupun demikian bukan berarti penggantian air secara rutin tidak diperlukan.

corydoras panda

Ikan Tikus termasuk dalam genus/marga corydoras,family/suku ikan lele bersenjata yaitu.Mereka adalah ikan yang aktif dan sangat menghibur orang yang melihatnya.dan bisa berumur panjang jika dipelihara dengan kondisi air yang baik.Jangan kaget jika Ikan Tikus bisa menemani mu sampai 15-20 tahun.


Pada genus corydiras sudah ditemukan lebih dari 180 spesies.Di Amerika selatan kamu bisa menemukan ratusan corydoras berenag membentuk kawanan.Kadang-kadang spesies yang berbeda juga berenang bersama-sama.



Lingkungan alami Corydoras adalah sungai yang beraliran lambat,dangkal,jernih,soft dan netral atau sedikit asam.Pertahankan nilai pH air akuarium sedikit di bawah 7 dan usahakan 5-10 derajat untuk kesadahan/hardness.beberapa sepesies corydoras tidak toleran dengan garam,jadi kalian harus berhati-hati sebelum menggunakan garam untuk pengobatan.Ikan ini sebenarnya cukup kuat dan pandai beradaptasi,tapi mereka sensitif dengan nilai nitrat yang tinggi dan dapat menyebabkan infeksibarbell(jenggot dikanan dan kiri mulut)



Di alam corys memakan cacing,serangga,larva,ikan mati,material tanaman dan apapun yang dapat dimakan yang mereka temukan didasar.Dan jangan heran jika Ikan Tikus kalian serimg naik kepermukaan untuk mengambil udara,karena mereka termasuk jenis ikan yang dapat mengambil udara secara langsung.

Platy

Platy adalah ikan yang sangat,mudah dipelihara,dan mudah di kembangbiakan.Platy termasuk golongan ikan yang cinta damai dan bisa dicampur dengan ikan cinta damai lainnya tanpa kawatir.

Mereka adalah ikan sosial dan suka berenag dengan jenis yang sama.Terkadang platy jantan bisa menjadi sangat dominan dan mengejar jantan yang lain agar pergi.Ini adalah kelakuan yang normal dari Platy.Untuk mengurangi kecenderungan seperti itu adalah dengan memelihara beberapa betina untuk setiap jantan.Ukuran kelompok yang baik adalah 3 betina untuk setiap jantan

Mengembangbiakkan mereka ,sama dengan ikan yang berkembangbiak dengan melahirkan lainnya.Tanpa banyak usaha dari seorang akuaris Platy akan ber anak setiap 4-6 minggu.Tantangannya adalah berupaya agar induk tidak memakan anaknya segera anak itu lahir.

Platy adalah ikan yang sangat mudah dipelihara dan akan menerima semua tipe makan.Mereka adalah ikan yang kuat akan bertoleransi dengan kondisi parameter air yang lebar.Platy adalah ikan yang cocok untuk akuaris pemula dan peternak pemula.

Di umur yang sama Platy betina biasanya lebih besar dari Platy jantan.Betina bisa mencapai ukuran 2,5inches sedangkan jantan hanya sekitar 1,5inches.

Nama ilmiah
: Xiphophorus Maculatus
Tingkat kesulitan
: Mudah
Ukuran max
: 5cm
Temperatur
: 17-30 derajat celcius
Kekerasan air
: 20-25 derajat dH
Rentang umur
: 2-3 tahun

Black Molly

Black Molly adalah ikan yang sangat ramah dan menyukai hidup dalam kelompok.Ketika memelihara mereka di akuarium,pilihan terbaik adalah memelihara mereka sebanyak 4 ekor atau lebih.Idealnya adalah memelihara mereka sebanyak 6-8 di akuarium berkapasitas 75 liter.Dan kelompok sebaiknya terdiri dari 3-4 betina untuk setiap jantan.

Nama
: Black Molly
Tingkat kesulitan
: Sedang
Tempramen
: Jinak,damai
Kondisi air          
: 20-28 derajat celcius,KH 10-25 pH 7,0-8,0 ukuran maksimal : 7, cm
Warna  
: hitam
Diet
: omnivore
Asal-usul
: sawah,singapura
Family
: Poecillidae

Untuk kondisi yang optimal tambahkan 1sendok teh garam aquarium untuk setiap 3,8 liter.Black Molly termasuk ikan yang berkembangbiak dengan melahirkan berarti mereka akan membawa telurnya setelah pembuahan.Masa kehamilan biasanya antara 6-8 minggu.Salah satu sifat dari Black Molly dan ikan yang berkembang biak dengan melahirkan lainya adalah kecenderungan mereka yang akan memakan anaknya setelah mereka dilahirkan.

Black Molly merupakan ikan pemakan algae dan termasuk ikan yang dapat hidup di air payau atau berkadar garam tinggi.Karena dia pemakan algae, akuarium sebaiknya diberi tanaman air selebat mungkin ,tanaman ini berguna untuk tempat bersembunyi anaknya agar tidak di makan oleh induknya atau ikan lain.Selain itu tanaman air merupakan tempat tumbuh algae yang utama.

Royal Pleco (Panaque Nigrolineatus)

Royal Pleco (Panaque Nigrolineatus)Adalah ikan keluarga pleco yang menyebar di seputar sungai Amazon serta percabangannya seperti Rio Orinoco yang memanjang di Columbia serta Venezuela. Royal pleco umum di kenal juga untuk Royal plec, Royal panaque, Royal catfish serta sebagian nama lokal seperti Carachama (spanyol), Acari-da-pedra (portugis) serta Panaque (Venezuela).

Untuk keluarga Loricariidae, Royal pleco atau Royal plecostomus ini dapat memiliki kode nama L yaitu L190 atau L027. L190 serta L027 adalah satu spesies, cuma saja L027 di market lebih ditujukan pada royal pleco yang datang dari sungai-sungai di Brazil yang memiliki variasi warna sedikit keemasan.

Royal pleco memiliki wujud fisik seperti umumnya keluarga pleco. Ukuran badannya bisa meraih panjang 43 cm. Badan ikan ini berwarna abu-abu jelas dengan garis-garis lengkuk berwarna abu-abu gelap. Mata ikan berwarna merah hingga kontras dengan warna badannya. sebagian variasi spesies ini memiliki warna yang tidak sama seperti warna basic badan yang condong keemasan. Sirip punggung ikan lebar dengan tepian sirip berwarna krem serta keemasan. Kepala ikan ini relatif besar apabila di banding pleco type lain dengan kulit yang kaku, keras serta tiada sisik. Royal pleco tidaklah perenang handal lantaran badannya yang berat serta tak fleksibel, tetapi mereka memiliki mulut penghisap yang kuat hingga dapat bertahan di bebatuan atau kayu waktu arus air benar-benar kuat. Seperti genus panaque yang lain, ikan ini dilengkapi dengan gigi sendok yang tajam dengan sisi ujung yang lebih lebar. Ikan ini dapat dilengkapi dengan buccal papilla yakni kulit penutup yang ada dalam mulut.
Untuk perawatan di aquarium, royal pleco memerlukan tangki yang lebar lantaran ukuran badannya yang dapat tumbuh besar. Untuk seekor ikan muda sekurang-kurangnya memerlukan aquarium dengan panjang 60-80 cm. Sedang untuk ikan dewasa memerlukan aquarium memiliki ukuran panjang 150-200 cm dengan tinggi serta lebar 60 cm. Penyediaan ukuran aquarium yang lebar juga dikarenakan ikan yang berbentuk teritorial. Aquarium yang terlampau sempit bakal bikin ikan sama-sama menyerang serta bisa mengakibatkan luka kronis. Setting aquarium dengan sedikit sinar atau perbanyak tempat bersembunyi. Kayu besar atau yang banyak cabang benar-benar pas untuk dekorasi aquarium. Pemberian tanaman yang berdaun keras untuk dekorasi akan bikin ikan makin nyaman. Air sebaiknya lunak dengan pH 6-7 serta suhu 22-300C. Ikan ini memerlukan oksigenasi yang benar-benar baik terlebih di level basic air. Filtrasi mesti cukup kuat lantaran ikan bakal buang banyak kotoran sesudah makan. Royal pleco memiliki ciri-ciri pendamai. Ikan-ikan non agresif atau semi agresif yang lain bakal pas apabila jadikan tankmate seperti cichlid maupun barb. Janganlah campur dengan ikan yang benar-benar agresif lantaran bakal melukai ikan

Ikan yang memiliki persamaan kata nama latin Chaetostomus nigrolineatus ini memiliki karakter herbivora. Di habitat aslinya, mereka bakal mengonsumsi beragam material tanaman dimulai dari kayu yang busuk, alga serta beragam vegetasi air yang lain. oleh karenanya, berpikirlah lagi untuk merawatnya dalam aquascape. Untuk perawatan di aquarium bisa di beri makanan seperrti alga, mentimun, selada, bayam serta makanan tablet memiliki bahan sayuran. Ikan ini dapat terima pellet ikan tetapi tambah baik apabila pellet datang dari tanaman. Sebagian peternak menentukan membikinkan pellet sendiri yang datang dari variasi tanaman untuk makanan ikan ini.

Tehnik breeding royal pleco di aquarium adalah hal yg tidak umum. Persediaan ikan di market umumnya dipanen dari alam liar. Populasi ikan diprediksikan selalu alami penurunan lantaran penangkapan dengan cara liar di alam untuk di perdagangkan. Bila mau berusaha untuk memijahkannya, coba untuk bikin tiruan musim kering yang diikuti musim hujan di aquarium. Simulasi musim hujan bisa di buat lewat cara bikin air jadi lebih dingin, lebih lunak serta lebih asam. Air hujan bisa jadi alternatif waktu perubahan air untuk sistem memijah. Membedakan type kelamin pada pleco ini benar-benar sulit, umumnya sistem pembedaan bisa dikerjakan dengan lihat papilla. Bila papilla bulat serta tumpul bermakna berjenis kelamin betina sedang bila runcing serta kecil maka berjenis kelamin jantan.

sumber asli : akuariumhias