This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 17 Juni 2014

Memilih Ranchu Kontes

Ranchu termasuk salah satu jenis dari ikan mas koki, kita bisa dengan mudah mendapatkan ikan mas koi jenis ini baik di pasar ikan hias maupun dari petani ikan mas koki jenis ini. walaupun mudah didapat tetapi susah untuk mendapatkan ranchu berkualitas tinggi. Berikut adalah cara memilih ikan ranchu berkualitas tinggi.

Kepala
Usahakan kepala proporsional dengan lebar dari kepala badan sampai ekor, dengan perbandingan 1:3, Dan yang perlu diperhatikan lagi lihat jambul yang menempel di kepala itu, usahakan wen (jambul di kepala atas) tumbun rapih di sekeliling kepala dan diusahakan juga tidak menutupi mata. Dan satu lagi yaitu perhatikan funtannya, funtan adalah jambul di pipi yang biasanya menjorok kedepan, semakin besar semakin baik. dan panjang kepala usahakan


Punggung
Salah satu bagian badan inilah yang menjadi perhatian untuk jenis ikan mas ranchu, bentuknya harus lengkung sempurna berbentuk seperti busur panah, dan harus rapih tidak ada tonjolan maupun lubang kedalam. Dan diusahakan juga tidak lengkung yang patah-patah (lekukannya kasar), dan satu lagi punggung atau biasa disebut backbone harus tebal sampai ke pangkal ekor. Usahakan panjang punggung plus ekor memiliki perbandingan 2 : 3 dengan panjang dari kepala hingga ke ekor.

Ekor
ekor harus tegak, membentuk sudut dengan punggung maksimal 45 derajat, dan tidak boleh layu, harus kokoh, ditengah-tengahnya terdapat anal berjumlah sepasang, jangan kecil sebelah, atau bengkok sebelah anal tersebut. Adapaun single anal masih boleh namun harus di center atau di tengah

Sehat
ikan koki harus sehat, berenang dengan gesit jangan memilih ikan mas koki yang tampak lesuh, berenang lambat, tubuh terdapat bintik-bintik warna putih tanda ikan terserang white spot
Semoga tips ini dapat bermanfaat bagi para pecinta ikan mas koki jenis ranchu

biar lebih mudah perhatikan gambar diatas

Sumber :
http://bestgoldfishcare.com


Sabtu, 14 Juni 2014

2nd Junior Young Bandung Combined Koi Show 2014

Bulan Puasa telah tiba tapi festifal ikan koi tetap berjalan. Koi Show 2014 Kali ini hadir di Bandung dengan tajuk "2nd Junior Young Bandung Combined Koi Show 2014" yang dikhususkan untuk koi-koi muda mulai dari size up to 15cm sampai 40 cm. Buat para pecinta koi yang tidak memiliki agenda bisa datang menguji keeping skil ikan-ikan tosainya.
Jenis Yang Dilombakan

Kelas A
1. Kohaku
2.Taisho Sanshoku
3.Showa Sanshoku

Kelas B
4. Shiro Utsuri
5. Koromo
6. Goshiki
7. Kinginrin A
8. Hikarimono
9. Kawarimono
10. Doitsu

Kelas C
11. Hi Ki Utsurimono
12. Bekko
13. Shusui
14. Asagi
15. Kinginrin B
16. Tancho

Ukuran dan Biaya Pendaftaran
Ukuran Biaya Pendaftaran
Up to 15 cm Rp. 100.000,-
16 – 20 cm Rp. 150.000,-
21 – 25 cm Rp. 200.000,-
26 – 30 cm Rp. 250.000,-
31 – 35 cm Rp. 300.000,-
36 – 40 cm Rp. 350.000,-

Kejuaraan yang diperebutkan
Ukuran Kejuaraan
36 – 40 cm Junior Champion A,B,C
31 – 35 cm
26 – 30 cm Baby Champion A,B,C
21 – 25 cm
16 – 20 cm Mini Champion A,B,C
Up to 15 cm

All Size 1st place ,2nd place, 3rd place
Most Point
Most Entry
Most Handling

PERATURAN DAN TATA TERTIB KOI SHOW
  1. Pendaftaran dilakukan dengan memberikan data digital foto Ikan diambil dari atas, dengan posisi menghadap ke muka ikan dengan ukuran file maksinal 500kb, format JPG dengan penulisan nama file “ namapeserta – handling – kota – jenis – ukuran - jenis kelamin”. Penitia berhak menolak pendaftaran ikan yang tidak memenuhi ketentuan ini.
  2. Peserta dapat mengirimkan data digital tersebut melalui e-mail ke alamat \n This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. '>daftar@apkikoishow.com tanggal 1 s/d 12 Juli 2014 pkl 09:00 WIB
  3. Pendaftaran ikan langsung, dilakukan pada hari Jum'at 11 Juli 2014, pukul 13.00 WIB - 21.00 WIB.
  4. Pendaftaran melalui email hanya diterima sampai dengan tanggal 12 Juli 2014 pkl 09:00 WIB. Email setelah jam tersebut tidak dapat diterima.
  5. Pendaftaran ikan tidak dapat dibatalkan.
  6. Tidak diperbolehkan merubah nama peserta sampai berakhirnya lomba dengan alasan apapun.
  7. Peserta harus menempel Barcode Nomor Ikan sesuai dengan data saat pendaftaran. Kesalahan penempelan barcode akan di "diskualifikasi" walaupun ikan tersebut mendapatkan juara.
  8. Peserta harus mengukur ikannya sendiri secara tepat. Panitia tidak mengukur ulang pada saat penerimaan ikan. Kecuali atas permintaan pemilik (pada kartu ikan untuk lomba terdapat paraf petugas handling yang mengukur).
  9. Panitia berhak mendiskualifikasi ikan yang tidak sehat, cacat, luka atau berkutu, dan uang pendaftaran tidak dikembalikan.
  10. Setiap ikan yang telah didaftarkan mendapat 1 (satu) kantong plastik penjurian.
  11. Pada saat penjurian berlangsung, panitia berhak mengukur ulang ikan yang dicurigai melebihi ukuran. Keputusan panitia tentang ukuran ikan bersifat mutlak.
  12. Keputusan juri bersifat mutlak. Untuk menanggapi protes dari peserta yang mengajukan komplain dikenakan biaya administrasi sebesar Rp. 1.000.000 dan hanya dapat dilakukan jika sudah mendaftarkan protes ke Sekretariat.
  13. Protes dalam bentuk apapun tentang penyelenggaraan Lomba hanya akan ditanggapi jika sudah didaftarkan ke Sekretariat.
  14. Panitia akan selalu berupaya untuk menjaga kesehatan dan keselamatan ikan, namun demikian segala resiko yang terjadi pada ikan selama lomba berlangsung menjadi tanggung jawab pemilik ikan atau peserta yang bersangkutan.
  15. Hal-hal yang bersifat teknis operasional dapat diinformasikan lebih lanjut oleh panitia berdasarkan hasil keputusan rapat juri dan perkembangan di lapangan.

Selasa, 10 Juni 2014

Penyuntikan Ikan Koi

Adakalahnya saat kita melihat ikan koi kesayangan kita sakit terbesit di pikiran kita apakah koi yang sakit ini bisa memperoleh terapi melalui penyuntikan sepertihalnya manusia ????, apakah pengobatan ikan koi hanya bisa dilalukan melalui perendaman atau melalui pengobatan dari luar ???

Sebenarnya penyuntikan pada ikan ada berbagai cara. Berikut merupakan cara atau metode dalam penyuntikan pada ikan :
 
Penyuntikan secara IM (Intra Muscular)
Penyuntikan dengan cara ini lebih dikenal dengan penyuntikan pada punggung karena memang cara melakukannya yaitu menyuntik pada tubuh ikan tepat pada bawah sirip punggungnya. Cara penyuntikan ini lebih sering digunakan oleh para petani terlebih kepada orang yang baru belajar menyuntik ikan.
Penyuntikan secara IP (Intraperitoneal)
Penyuntikan dengan cara ini dilakukan dengan menyuntik ikan pada bagian rongga perut. Sasaran utama dari penyuntikan dengan metode ini yaitu gonad ikan. Namun penyuntikan ini memiliki kelemahan yakni jika dilakukan oleh orang yang masih awam dikhawatirkan akan mengenai organ dalam pada tubuh ikan seperti usus, sehingga akan menyebabkan ikan stress bahkan mati.

Lokasi yang paling umum dan metode yang paling efektif dalam menyuntik Ikan Koi. Lokasi yang dipilih untuk metode IP adalah rongga perut antara sirip ekor dan lubang dubur dengan sudut 45 derajat .
 
Penyuntikan secara Intracranial
Penyuntikan ini dilakukan pada rongga otak. Karenanya perlu dilakukan dengan cara yang sangat hati-hati. Bila tidak maka ikan akan mati

Penyuntikan IV (Intra Vena)
Cara yang satu ini lebih jarang dilakukan karena ikan disuntik pada bagian pangkal ekor. Umumnya metode ini dilakukan untuk mengambil sampel darah ikan.

Penyuntikan pada ikan umumnya dilakukan karena beberapa hal, seperti untuk mempengaruhi kerja hormonal tubuh ikan agar lebih cepat matang gonad atau ovulasi, penyuntikan untuk pencegahan maupun pengobatan suatu penyakit, atau pun tujuan-tujuan lainnya. Yang perlu diperhatikan dalam penyuntikan adalah ukuran ikan yang akan disuntik, jenis ikan (hias/konsumsi), ukuran alat suntik (syringe), dan jumlah cairan yang akan disuntikkan.

Tahapan terakhir setelah penyuntikan yaitu cara penanganan ikan pasca penyuntikan. Ikan yang disuntik tentunya akan mengalami stress akibat perlakuan suntik yang diberikan padanya karenanya perlakuan penanganan sesudahnya perlu dipersiapkan dan dilakukan dengan hati-hati agar ikan cepat kembali normal.

Kamis, 29 Mei 2014

Penilaian Koi Terbaru Di Jepang

Penilaian kontes koi di Jepang memasuki babak baru. Pattern atau corak tubuh bukan menjadi penentu utama kemenangan. Ukuran tubuh besar dan proporsional menjadi acuan utama penjurian.

Di Jepang, koi bertubuh besar dan panjang sangat disukai. Semakin besar ukuran koi, kemewahan yang melekat pada kerabat ikan mas semakin kuat. Untuk memperoleh koi jumbo sangat sulit. Banyak faktor terlibat seperti garis keturunan, struktur tubuh, dan teknik pemeliharaan. Sebab rumit, pantas ukuran tubuh memiliki porsi penilaian terbesar pada kontes di Jepang.

“Tubuh dan pattern sama pentingnya, tapi tubuh memiliki nilai terbesar,” ujar Kentaro Sakai, salah satu pemilik Sakai Fish Farm di Hiroshima. Sakai adalah farm penghasil koi-koi juara di Jepang. Setiap tahun dari 30-40 pasang induk berkualitas diproduksi 15-juta benih. Dari jumlah itu 200.000 ekor dipilih untuk dipelihara sampai tosai atau berumur 2 tahun. Selanjutnya tosai diseleksi hingga tersisa 5.000 ekor untuk dipelihara sampai umur 4 tahun. Seleksi terakhir hingga menyisakan 400 ekor. Koi-koi itu akan dipelihara sampai sansai atau jumbo, di atas 5 tahun.
  1. Pada kontes koi di Jepang, ukuran tubuh dan pattern memiliki arti penting dalam penilaian. Umumnya jika di kontes ada 2 koi, koi pertama misalnya memiliki pattern 3 step tapi berukuran tubuh lebih kecil. Koi lain memiliki pattern 2 step tapi berukuran tubuh lebih besar. Juri akan memilih koi bertubuh lebih besar meski jumlah step pattern kalah.
  2. Di Jepang terdapat 2 kelompok juri, yakni shinkokai dan airinkai. Shinkokai (juri dari penangkar dan dealer) lebih memilih koi yang mempunyai masa depan untuk juara. Mereka memilih ikan muda bertubuh besar dengan warna belum seluruhnya keluar seperti tampak jingga. Tapi secara keseluruhan koi itu harus bagus. Itu berbeda dengan airinkai (juri dari pehobi) yang cenderung melihat finishing koi seperti warna yang merah terang dan shinning atau bersinar. Jadi, meski ukuran tubuh tidak terlalu besar, asalkan penampilannya bagus ia bisa saja menang. Di Jepang banyak kontes memakai juri shinkokai.
  3. Koi yang bagus bertubuh bulat seperti kapal. Untuk kohaku, kualitas warna merah sangat penting. Demikian pula kualitas tubuh seperti warna dan sisik secara keseluruhan. Koi yang cepat finish pada ukuran kecil tidak bagus untuk masa depan.
  4. Memiliki koi tergantung dari target. Ada koi yang dipelihara untuk kontes. Namu ada juga yang dipelihara untuk sekedar hobi. Untuk kontes, saat memilih koi dari ukuran kecil sekitar 15 cm, pattern dan kiwa (batas warna) menjadi sesuatu yang penting. Bentuk dan ukuran tubuh tidak penting karena pada ukuran kecil semua koi terlihat sama.
  5. Ikan berukuran kecil belum bisa dilihat masa depannya. Bagus tidaknya kualitas koi baru terlihat setelah mencapai umur 4 tahun. Saat itu kualitas warna dan tubuh sudah sangat terlihat. Bisa saja kurang dari umur itu ikan sudah bagus. Tapi biasanya ia tidak memiliki masa depan karena setelah melewati umur 4 tahun bisa menjadi jelek.
  6. Dalam penangkaran, koi jantan penting. Koi jantan dapat membuat perubahan nyata pada keturunan berikutnya.

Berebut Keturunan Mu-Lan Legend

Presiden Zen Nippon Airinkai (ZNA) sekaligus pemilik Mu-Lan Legend Hartono Sukwanto menunjukan anakan ikan koi

Puluhan petani dam penghobi koi datang ke Cimahi. Mereka ingin mendapatkan anakan Mu-Lan Legend, koi yang menjadi juara dunia 2013, dalam acaraKeeping Contest di Samurai Koi Center, Taman Mutiara, Cibabat, Kota Cimahi, Jawa Barat, Selasa (15/5). Petani atau penghobi yang dapat merawat koi selama setahun dengan baik bakal memperoleh penghargaan dan door prize sepeda motor.

Presiden Zen Nippon Airinkai (ZNA) sekaligus pemilik Mu-Lan Legend Hartono Sukwanto menyatakan, perhelatan tersebut merupakan kali pertama dan terakhir di Indonesia. Karena itu, petani dan penghobi koi diharapkan merawat anakan juara dunia tersebut dengan baik. Sebab, pada 14 Februari 2015, hasil merawat koi akan dinilai juri dari Jepang. ’’Yang menjadi juri sekitar dua puluh orang dari farm di Jepang,’’ ujarnya.

Dia mengapresiasi kehadiran puluhan petani dan penghobi yang meluangkan waktu untuk datang ke Cimahi. Mereka, tambah dia, berasal dari Jakarta, Solo, Malang, dan Surabaya. Namun, para peserta dari berbagai daerah itu tidak dapat memilih langsung bibit juara karena ada sistem undian.

’’Sejelek apa pun ikan yang dibawa pulang tersebut harus dihargai dan diharapkan dapat dikembangbiakkan petani-petani lokal,’’ jelasnya. Menurut dia, Mu-Lan Legend pada tahun ini mampu menetaskan 60 ekor. Untuk Indonesia, pihaknya hanya menyubsidi 25 anakan.
sumber : jawapos

Minggu, 25 Mei 2014

Penanganan Saat Hujan Abu

Ingat Pada saat Gunung Kelud Meletus, walaupun tempat saya tinggal jauh dari gunung kelud tetapi tempat saya tinggal juga terkena dampak letusan dari gunung kelud berupa hujan abu. berikut adalah tips atau cara yang harus kita lakukan apabila terjadi hujan abu buat para pecinta ikan koi yang mempunya kolan outdor
  1. Areal kolam tutup dgn terpal atau media lain , intinya adalah semua permukaan yg ada kemungkinan masuk debu harap di tutup.
  2. Di kolam harap masukkan air baru , utk ngatasi kemungkinan debu yg masuk ke kolam dan tergenang di permukaan, sehingga saat air baru masuk akan mengusir debu tak di undang tersebut.
  3. Hindari pemberian pakan berlebih.
  4. Siapkan plastik plastik ikan koi beserta karet serta oksigen nya serta air di karantina.
  5. Jangan lupa siapkan genset utk power cadangan.
  6. Berdoa semoga musibah ini cepat berlalu.
  7. Latih diri cara nangkap ikan lalu masukkan ikan ke plastik serta ngisi oksigen ke dalam plastik serta mengikat dgn karet plastik tersebut sehingga jika keadaan darurat ikan ikan tersebut dpt masuk plastik dan di kerjakan tampa menunggu orang lain.
  8. Perbandingan ikan di dalam plastk, harap masukkan oksigen sebanyak mungkin lalu perhatikan ikan di dalam plastik harus terendam air sampai batas sirip atas.
Semoga tips ini dapat bermanfaat bagi para pecinta ikan koi

Jumat, 16 Mei 2014

Hasil Lomba 14th Blitar Koi Show 2014

Blitar sebagai salah satu central penghasil ikan koi berkualitas di Indonesia telah selesai menyelenggarakan 14th Blitar Koi Show 2014. Pada gelaran ini saya sendiri tidak ikut berpartisipasi sebagai peserta lomba, pada show tahun ini jadwal antara blitar koi show bentrok dengan 8th Koi-s Show sehingga membuat konsentrasi para koikici terbelah antara ikut Blitar Koi Show atau 8th Koi-s.
Pada lomba tahun ini Grand Champion dimenangkan oleh Ikan Koi Jenis Taisho Sansoku dengan ukuran 70cm

Grand Champion 14th Blitar Koi Show 2014

Selamat buat panitia Blitar Koi Show Karena telah berhasil menyelenggarakan acara kontes ikan koi di Blitar, Selamat buat para peserta lomba yang mendapatkan gelar di 14th Blitar Koi Show 2014

Hasil Lomba Lainnya Bisa Anda Download disini
File Berformat pdf